Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wali Kota Geram, Pemkot Surabaya Buru Pelaku Vandalisme pada Mural di Viaduk Gubeng Pojok

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 00:00 WIB | Oleh:
Wali Kota Geram, Pemkot Surabaya Buru Pelaku Vandalisme pada Mural di Viaduk Gubeng Pojok Doc: Istimewa
Ket. Mural di viaduk Gubeng Pojok usai diperbaiki.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tengah memburu pelaku aksi vandalisme yang menimpa mural di viaduk (jembatan) kawasan Jalan Gubeng Pojok. Mural tersebut baru selesai dikerjakan, namun tak lama kemudian dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menegaskan telah meminta perangkat daerah (PD) terkait untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Ia menyebut jika di sekitar lokasi mural telah dilengkapi kamera pengawas (CCTV) yang dapat membantu dalam proses identifikasi pelaku.

"Nah ini sudah saya minta itu sama teman-teman, kan ada CCTV-nya, diproses lah. Makanya saya berharap, kalau sudah dimural jangan dirusak," kata Wali Kota Eri, Selasa (4/11).

Pria yang akrab disapa Cak Eri itu mengaku prihatin atas insiden vandalisme tersebut. Menurut dia, pembuatan mural membutuhkan tenaga dan dedikasi tinggi dari para seniman muda Surabaya.

"Arek-arek (mengerjakan) susahnya seperti itu, divandalisme. Ini saya minta (cari) CCTV, proses sampai dapat, hukumannya jangan ringan-ringan, yang berat sekalian. Karena merusak fasilitas umum," tegasnya.

Menurutnya, tindakan vandalisme terhadap fasilitas umum dapat dijerat pidana. "Saya pidanakan, karena merusak fasilitas umum kan bisa masuk kategori pidana," ujarnya.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa titik kamera pengawas di sekitar lokasi mural yang akan membantu Satpol PP dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya dalam melacak pelaku. "Insyaallah ada beberapa (CCTV) tiga atau dua. (Pelaku) lagi dicari itu sama teman-teman. Saya bilang goleki (cari) sampai ketemu (pelakunya),” katanya.

Ia juga menegaskan, mural tersebut dibangun menggunakan anggaran pemerintah dan menjadi bagian dari upaya mempercantik kota. "Karena ini merusak fasilitas umum, terus dibangun dengan uang negara, (mengerjakannya) soro (susah)," ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Eri menjelaskan filosofi mural di Jalan Gubeng Pojok menggambarkan keberagaman suku, ras, agama, serta keindahan wisata di Kota Pahlawan. "Jadi beragam agama, beragam suku, sehingga itu menyatukanlah tempat-tempat wisata. Makanya kita harus menjaga Surabaya bareng-bareng," jelasnya.

Wali Kota Eri juga menyampaikan pesan bagi pelaku vandalisme agar menyadari kesalahannya. "Semoga yang tangannya jahil, jadi gak jahil lagi. Semoga yang tangannya jahil, dibuka hatinya biar sadar. Bagaimanapun dia ya wargaku. Maka satu-satunya yang bisa membolak-balikkan hatinya manusia adalah Gusti Allah," pungkasnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.