Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Turut Atasi  Darurat Sampah, Warga Tangsel Tergugah Buat Komposter Mandiri

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 22:40 WIB | Oleh:
Turut Atasi  Darurat Sampah, Warga Tangsel Tergugah Buat Komposter Mandiri  Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Warga Serua, Ciputat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyulap tong penampung air menjadi komposter sebagai wadah penguraian sampah organik. Pasalnya, kota termuda di Banten itu dalam status darurat penanganan sampah.

"Kami membuat ini untuk mengatasi permasalahan sampah di tiga RW. Ini kita lakukan juga sebagai upaya untuk membantu pemerintah melakukan pengelolaan sampah," ujar warga Ciputat, Hohan Barazing, Minggu (4/1).

Hohan mengaku pengelolaan sampah secara mandiri ini juga bakal membentuk budaya masyarakat akan sadar kebersihan. Masyarakat diminta tidak bergantung pada pemerintah dalam persoalan sampah.

"Ini berkonsep dari warga untuk warga. Jadi harus bisa mandiri. Nanti kami akan sosialisasilan dan membuat aturan bersama Pak RT dan Pak RW," ucap dia.

Dia menyatakan komposter ini untuk pertama akan dibuat sebanyak 40 titik bagi kebutuhan tiga RW. Untuk pembuatan satu komposter ini memerlukan biaya kurang lebih Rp450 ribu.

"Kami berharap pemerintah juga bisa hadir dan memfasilitasi kami. Karena ini untuk kepentingan bersama juga jadi ada simbiosis mutualismenya," kata dia.

Konsep pengelolaan sampah ini juga, sambung dia, untuk menyadarkan masyarakat akan sampah atau limbah memiliki nilai ekonomis. "Untuk komposter sendiri nanti bisa menjadi pupuk cair dan pupuk kompos," ucap dia.

Diketahui saat ini Kota Tangsel tengah menghadapi persoalan sampah yang cukup serius. Tumpukan sampah diakses jalan utama juga banyak terlihat dibeberapa titik kota.

Banyak warga yang mempermasalahkan ini dan mendesak Pemkot Tangsel untuk bisa menyelesaikan persoalan tumpukan sampah. Namun warga Serua, Ciputat, mereka justru secara mandiri melakukan pengelolaan sampah di lingkungan mereka.

Dari mulai membuat lubang biopori, hingga membuat komposter dilingkungan secara mandiri. Harapannya untuk membantu pemerintah dalam mengatasi persoalan sampah.

Terpisah, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Ita Kurniasih, mengaku pihaknya terbitkan Surat Keputusan Wali Kota (Kepwal) terkait masalah sampah. Status darurat penanggulangan sampah berlaku sejak 23 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

"Nanti dari Kepwal ini akan dibentuk Satgas (Satuan Gugus Tugas, Red). Nantinya, satgas penanggulangan sampah terdiri dalam beberapa bidang kerja," ujar dia.

Ita mengutarakan setiap satgas mendapatkan kewenangan untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Mereka terdiri dari satgas pengelolaan sampah, perubahan prilaku, bidang data dan informasi publik, bidang penegakan hukum dan pendisiplinan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.