Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Marah atas Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima

📅 Jumat, 25 Agu 2023, 00:03 WIB | Oleh:
Tiongkok Marah atas Pembuangan Air Limbah PLTN Fukushima Doc: KAZUHIRO NOGI/AFP
Ket. TOLAK BUANG LIIMBAH KE LAUT I Para pengunjuk rasa menolak rencana pemerintah untuk membuang air limbah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima ke laut, di Tokyo, Kamis (24/8).

NAMIE - Tiongkok menyatakan kemarahan atas pembuangan air limbah dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima, TEPCO, Jepang, ke Samudera Pasifik, Kamis (24/8). Merespons kebijakan Jepang ini, Tiongkok melarang semua impor makanan laut dari negara tetangga itu.

Dikutip dari France 24, dimulainya pembuangan air ke sekitar 540 wadah seukuran kolam renang Olimpiade selama beberapa dekade merupakan sebuah langkah besar dalam penghentian penggunaan air yang masih sangat berbahaya tersebut, 12 tahun setelah salah satu kecelakaan nuklir terburuk di dunia.

Video langsung yang ditayangkan oleh TEPCO menunjukkan dua insinyur mengoperasikan komputer dan seorang pejabat mengatakan setelah hitungan mundur "katup di dekat pompa transportasi air laut sedang terbuka".

Jepang telah berulang kali menegaskan air limbah tersebut tidak berbahaya, dan pendiriannya didukung oleh pengawas atom PBB, Badan Energi Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAE).

Namun, Tiongkok telah memperingatkan hal tersebut akan mencemari lautan, dan segera menanggapinya dengan mengecam Jepang sebagai "sangat egois". Tiongkok kemudian melarang semua impor makanan laut Jepang untuk mencegah secara komprehensif risiko keamanan pangan akibat kontaminasi radioaktif.

Warga Protes

Nelayan lokal di Jepang juga menyuarakan penolakan terhadap pembebasan tersebut. Sementara itu, sekitar 10 orang mengadakan protes di dekat Fukushima, pada Kamis, dan sekitar 100 lainnya berkumpul di luar kantor pusat TEPCO di Tokyo.

"Ini seperti membuang bom atom ke laut. Jepang adalah negara pertama yang diserang bom atom di dunia, dan keputusan ini dibuat oleh perdana menteri negara itu," kata seorang pendemo, Kenichi Sato, 68 tahun, di Tokyo.

Tiga reaktor di fasilitas Fukushima-Daiichi di timur laut Jepang mengalami kehancuran setelah gempa bumi besar dan tsunami yang menewaskan sekitar 18.000 orang pada tahun 2011.

Sejak itu, TEPCO telah mengumpulkan 1,34 juta meter kubik air yang terkontaminasi saat mendinginkan reaktor yang rusak, bersama dengan air tanah dan hujan yang merembes ke dalamnya.

Jepang mengatakan semua unsur radioaktif telah disaring, kecuali tritium, yang kadarnya tidak berbahaya dan lebih rendah dibandingkan yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik tenaga nuklir yang beroperasi, termasuk di Tiongkok.

Kelompok lingkungan, Greenpeace, mengatakan proses penyaringan memiliki kelemahan. Tiongkok dan Russia telah menyarankan agar air tersebut diuapkan dan dilepaskan ke atmosfer. Namun, analisis Jepang didukung oleh sebagian besar ahli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Olahraga
Dukungan CAF untuk Infantin...
Olahraga
Tes Genetik WTA Dimulai, Pe...

Polres Situbondo Distribusikan Air Bersih ke Desa Kekurangan Air

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Polres Situbondo Distribusi...

Setelah 1.120 Hektare Terdampak Karhutla Bromo Akhirnya Terkendali

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Setelah 1.120 Hektare Terda...
Rona
DC Peti Eskan Serial Amanda...
Daerah
Mewaspadai Risiko ISPA Sela...
Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

Pos Indonesia Disebut Gagal Bayar Sukuk dan Minta Restrukturisasi

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.