Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Kualitas, UMKM Diajak Produksi Produk Bernilai Lokal Tandingi Produk Asing

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kualitas, UMKM Diajak Produksi Produk Bernilai Lokal Tandingi Produk Asing Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Dirjen APTIKA Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjadi pembicara dalam "AFPI UMKM Digital Summit 2023" di Jakarta, Kamis (21/9/2023).

Jakarta - Tingkatkan kualitas, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak para pelaku UMKM di era transformasi digital agar memperbanyak produk-produk yang mengangkat keunikan budaya dan nilai lokal sehingga dapat bersaing dengan produk-produk asing yang saat ini dijual lewat platformonline.

Ajakan itu disampaikan oleh Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika (Dirjen Aptika) Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan menanggapi fenomena menurunnya performa penjualan UMKM yang diduga terjadi akibat trensocial commerce.

"Menurut saya UMKM Indonesia punya keunikannya sendiri.Artisan Design, racikan produk otentik yang mengangkat nilai lokal. Jangan hanya bersaing dengan produk-produk yang diproduksi masif. Kita harus unggul dengan keunikan produk bernilai lokal. Ini harusnya yang kita dorong sehingga bisa bersaing," ujar Semuel dalam acara diskusi yang diselenggarakan AFPI di Jakarta, Kamis.

Semuel lebih lanjut mengatakan Kemenkominfo dalam menanggapi trensocial commercemelihat bahwa sebenarnya tren ini sudah ada sejak lebih dari satu dekade.

Ia menceritakan salah satu peloporsocial commercedi Indonesia ialah munculnya Forum Jual Beli seperti Kaskus yang popularitasnya semakin melejit di 2012.

"Nah yang membedakansocial commercedulu dan sekarang ialah difasilitasi transaksi dan logistiknya yang diatur," kata pria yang akrab disapa Semmy itu.

Adapunsocial commercedi era transformasi digital dan tengah beroperasi di Indonesia menurut Semmy sudah mengikuti ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Maka dari itu, Kemenkominfo tidak bisa sembarang menutup akses layanan platformsocial commerceterkait.

Ia pun mengajak agar para UMKM bisa melihat trensocial commercesaat ini sebagai bentuk untuk mengembangkan produknya dan justru bisa memacu perluasan pasar tidak hanya di kancah nasional saja tapi juga negara lain.

"Di ruang digital yang saat ini tidak ada batas, justru kita harus memanfaatkannya. Jangan hanya merasa diserang terus oleh barang dari luar (negeri). Ini giliran kita yang harus menyerang barang luar dengan keunggulan-keunggulan produk yang mengangkat nilai lokal," ujar Semmy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.