Tim Cook Tegaskan Apple Masih Bisa Mengejar Perkembangan AI, Meski Telat Dimulai
📅 Minggu, 03 Agu 2025, 18:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Getty Images
JAKARTA – Tim Cook, CEO Apple, menyampaikan dalam pertemuan internal perusahaan bahwa perlombaan AI belum berakhir dan Apple masih memiliki kesempatan besar untuk mengambil kendali. Ia menekankan bahwa meskipun banyak orang menganggap Apple sudah tertinggal di bidang kecerdasan buatan, situasinya masih bisa berubah secara dramatis.
Cook mengingatkan bahwa Apple bukan perusahaan yang berambisi menjadi pionir di setiap produk. Ia memaparkan bahwa perusahaan ini lebih dikenal sebagai pembuat versi modern dari produk yang sudah ada sebelumnya, seperti Mac menyusul PC, iPhone setelah ponsel pintar, iPad usai tablet, dan iPod setelah MP3 player pendekatan yang sama disiapkan untuk AI.
Ia menyatakan, “Apple must do this. Apple will do this. This is sort of ours to grab,” sebagai penegasan bahwa perusahaan siap berinvestasi besar dalam pengembangan AI dan siap menggapai peluang tersebut.
Menurut Cook, revolusi AI akan sama pentingnya, bahkan bisa melebihi dampak dari kemunculan internet, smartphone, dan cloud computing dalam mengubah lanskap teknologi global.
Craig Federighi, Wakil Presiden Senior Rekayasa Perangkat Lunak Apple, turut memberikan klarifikasi soal keterlambatan Siri dan Apple Intelligence. Ia menjelaskan bahwa pendekatan awal menggabungkan arsitektur klasik Siri dengan model besar (LLM) gagal memenuhi standar kualitas Apple, sehingga kini mereka beralih membangun sistem baru yang sepenuhnya terbarukan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Cook juga menyampaikan keterbukaan Apple terhadap akuisisi perusahaan AI sebagai strategi percepatan roadmap. Salah satu target yang disebut adalah Perplexity AI, meski nilai valuasinya mencapai US$ 18 miliar dan akan menjadi akuisisi terbesar Apple jika terlaksana.
Dalam panggilan pendapatan kuartal ketiga, Cook menegaskan bahwa Apple “terbuka untuk merger dan akuisisi yang mempercepat rencana.” Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengakuisisi beberapa perusahaankecil pada tahun ini dan tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah lebih besar.
Meskipun Apple telah kehilangan beberapa talenta AI unggul ke Meta karena tawaran tinggi, Cook berusaha meyakinkan pegawai bahwa perusahaan tetap berkomitmen untuk memenangkan persaingan ini. Ia mengungkapkan bahwa Apple sedang meningkatkan investasi dalam AI dan menjadikannya sebagai fokus utama lintas platform dan perangkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara keseluruhan, pertemuan ini mencerminkan pergeseran budaya Apple, dari perusahaan yang cenderung tertutup menjadi lebih terbuka soal strategi superprioritasnya melawan dominasi AI global. Cook mengajak semua pegawai bekerja lebih aktif memanfaatkan AI dalam rutinitas kerja agar tidak tertinggal.
Terlepas dari kekhawatiran bahwa AI mungkin akan menggantikan iPhone suatu hari nanti, Cook tetap teguh bahwa iPhone masih akan relevan sebagai platform utama. Ia memandang AI sebagai pelengkap perangkat Apple, bukan penggantinya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!