Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Prambanan Ada Bau-bau Malpraktik, Manajemen Akan Dievaluasi

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 06:01 WIB | Oleh:
RSUD Prambanan Ada Bau-bau Malpraktik, Manajemen Akan Dievaluasi Doc: ist
Ket. masalah kesehatan

SLEMEN - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta telah melakukan evaluasi menyeluruh atas dugaan malpraktik di RSUD Prambanan yang menyebabkan korban seorang anak berumur tiga tahun meninggal dunia.

"Kami sudah melakukan evaluasi itu. Tapi saya belum bisa menyampaikan supaya tidak menimbulkan salah paham di media dan masyarakat," kata Bupati Sleman Harda Kiswaya, Rabu.

Ia mengatakan memang ada kejadian pelayanan yang mungkin kurang pas, sehingga ada pelayanan yang menyebabkan korban. Saat ini yang sedang dipelajari.

Harda juga mengatakan dirinya sudah datang ke rumah korban untuk menyampaikan keprihatinan dan lainnya. Selanjutnya, pihaknya melakukan evaluasi ke dalam, soal ada atau tidaknya kesalahan dalam melayani pasien.

"Saat ini, proses evaluasi sedang berjalan. Kemudian, kami juga menyampaikan menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban bila ada kekurangan dalam pelayanan. Mudah-mudahan tidak ada hal yang memberatkan kami. Kami berharap semua layanan rumah sakit baik di RSUD Prambanan maupun di Murangan, serta puskesmas sesuai prosedur," kata Bupati Harda.

Terkait adanya laporan keluarga korban ke Polda DIY Harda mengatakan Pemkab Sleman siap memberikan keterangan baik yang dibutuhkan penyidik dan keluarga korban.

"Kami sudah memerintahkan sekda untuk menindaklanjuti apakah dugaan itu kejadiannya seperti apa," katanya.

Sebelumnya, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menerima laporan resmi terkait dugaan kasus adanya kelalaian penanganan medis di salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Yogyakarta.

"LP (laporan, red.) sudah ada, saat ini masih dalam proses penyelidikan," kata Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.

Menurutnya kasus itu saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda DIY yang rencananya memanggil beberapa saksi terkait kasus tersebut.

"Statusnya nanti kita akan informasikan lebih lanjut update-nya apabila sudah ada proses selanjutnya misalnya dinaikkan ke tahap penyidikan," kata Ihsan.

Berdasarkan LP yang diterima, lanjut Ihsan, terlapor merupakan seorang direktur di salah satu RSUD di Yogyakarta. "Sementara satu orang itu ya," katanya.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.