Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taekwondo Virtual Resmi Hadir di Asian Games 2026, Atlet Bertarung di Dunia Maya

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Taekwondo Virtual Resmi Hadir di Asian Games 2026, Atlet Bertarung di Dunia Maya Doc: AFP
Ket. Ilustrasi taekwondo virtual.

TOKYO – Cabang olahraga taekwondo virtual akan menjadi bagian dari Asian Games 2026 setelah panitia penyelenggara secara resmi menyetujui keikutsertaan disiplin olahraga berbasis teknologi tersebut dalam ajang multicabang terbesar di Asia.

Dalam kompetisi ini, para atlet akan mengenakan headset realitas virtual (VR) dan berbagai sensor gerak yang dipasang pada tubuh mereka. Alih-alih berhadapan secara fisik di arena, para peserta akan saling bertarung menghadapi lawan virtual di dunia digital.

Pengembang teknologi tersebut menggambarkannya sebagai “permainan pertarungan VR yang melampaui keterbatasan fisik”, di mana atlet berusaha mengumpulkan poin melalui tendangan yang terdeteksi oleh sistem pelacakan gerak canggih.

Asian Games 2026 akan berlangsung di Nagoya dan sejumlah wilayah di Prefektur Aichi, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

Dengan masuknya taekwondo virtual, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dalam pesta olahraga yang kerap disebut sebagai “Olimpiade Asia” itu kini mencapai 43 cabang.

Taekwondo virtual mendapat dukungan resmi dari World Taekwondo selaku badan pengatur olahraga taekwondo internasional. Kompetisi ini memanfaatkan teknologi pelacakan gerak yang memungkinkan setiap tendangan dan pergerakan atlet diterjemahkan secara langsung ke dalam lingkungan virtual.

Kehadiran taekwondo virtual menjadi salah satu inovasi terbesar dalam Asian Games edisi kali ini. Panitia juga memperkenalkan sejumlah cabang baru lainnya, termasuk Padel, olahraga raket yang tengah berkembang pesat di berbagai negara, serta Teqball yang mengombinasikan unsur sepak bola dan tenis meja.

Sementara itu, esports kembali dipertandingkan setelah meraih popularitas luar biasa pada Asian Games 2023 di Hangzhou. Saat itu, ribuan penonton memadati arena futuristis berkapasitas 4.500 kursi untuk menyaksikan aksi para pemain profesional, termasuk bintang esports Korea Selatan, Lee Sang-hyeok, yang lebih dikenal dengan nama panggung “Faker”.

Masuknya taekwondo virtual menandai semakin eratnya hubungan antara olahraga dan teknologi dalam ajang kompetisi internasional. Langkah ini juga menunjukkan upaya penyelenggara Asian Games untuk menarik generasi muda sekaligus membuka peluang bagi format olahraga baru yang menggabungkan aktivitas fisik dengan pengalaman digital yang imersif.

Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, Asian Games 2026 berpotensi menjadi salah satu edisi paling inovatif dalam sejarah penyelenggaraan pesta olahraga terbesar di benua Asia tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Pemerintah Perlu Perkuat Pe...
Megapolitan
Urban Farming Hapus Citra B...
Luar Negeri
Trump Yakin Teheran Izinkan...
Luar Negeri
Jepang Layangkan Protes ata...
Nasional
Pemerintah Perlu Percepat E...
Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.