Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jakarta Future Festival 2026 Kembali Digelar, Bahas Ketangguhan Kota dan Libatkan Publik

📅 Rabu, 03 Jun 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Jakarta Future Festival 2026 Kembali Digelar, Bahas Ketangguhan Kota dan Libatkan Publik Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menyelenggarakan Jakarta Future Festival (JFF) 2026 sebagai ruang partisipasi publik untuk membahas berbagai tantangan dan masa depan ibu kota. Festival tersebut akan berlangsung secara gratis di kawasan Taman Ismail Marzuki pada 5 hingga 7 Juni 2026.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menyelenggarakan Jakarta Future Festival (JFF) 2026 sebagai ruang partisipasi publik untuk membahas berbagai tantangan dan masa depan ibu kota. Festival tersebut akan berlangsung secara gratis di kawasan Taman Ismail Marzuki pada 5 hingga 7 Juni 2026.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, JFF 2026 mengusung tema “Navigating Resilience”. Tema tersebut dipilih untuk mendorong diskusi mengenai berbagai isu strategis perkotaan, mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah, penyediaan perumahan, tata kelola air, energi terbarukan, hingga pembangunan kota yang lebih tangguh dan adaptif terhadap berbagai tantangan masa depan.

Kepala Bappeda DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, mengatakan festival ini dirancang sebagai wadah untuk menghimpun ide, gagasan, dan aspirasi dari berbagai kelompok masyarakat. Menurutnya, pembangunan Jakarta membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dunia usaha, dan generasi muda.

"Jakarta Future Festival adalah festival perencanaan kota yang berupaya menghimpun energi dari berbagai unsur masyarakat. Kita bersama-sama mencurahkan ide dan gagasan untuk membangun Jakarta," ujar Atika dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (3/6).

Pada penyelenggaraan tahun ini, JFF menghadirkan sejumlah program baru yang ditujukan untuk menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Salah satunya adalah JFF for Kids, program edukasi yang memperkenalkan isu-isu perkotaan kepada anak-anak melalui pendekatan kreatif dan interaktif.

Program tersebut diselenggarakan bekerja sama dengan Visinema dan Rekosistem. Sejumlah karakter populer seperti Jumbo, Nussa, Rara, dan Pelangi juga akan hadir untuk menarik minat anak-anak dalam memahami isu perkotaan.

Selain itu, terdapat sesi Jakarta Forecast yang membahas proyeksi perkembangan Jakarta di masa mendatang serta Urban Talks yang mengulas berbagai persoalan perkotaan. Festival ini juga menghadirkan Urban Policy Lab yang melibatkan komunitas pemikir muda untuk merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan perkotaan.

Dalam upaya melibatkan generasi muda, penyelenggara mengadakan Urban Debate yang ditujukan bagi pelajar SMA. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk menyampaikan pandangan dan solusi terkait isu-isu perkotaan yang berkembang di Jakarta.

Atika menjelaskan bahwa festival tahun ini akan membahas berbagai topik penting, seperti perubahan iklim, energi terbarukan, mitigasi urban heat island, pengelolaan sampah, tata kelola air, hingga penyediaan perumahan. Untuk memperkaya perspektif diskusi, Bappeda turut menghadirkan 18 profesor dari sejumlah universitas di Amerika Serikat, Eropa, dan Inggris.

"Mereka akan bergabung dalam beberapa sesi dan berdiskusi bersama para pakar di Urban Knowledge Hub. Jadi, isu global juga akan dibahas bersama pembicara lokal dan internasional," katanya.

Di sektor pariwisata, JFF 2026 juga menghadirkan sesi khusus yang membahas strategi pengembangan destinasi wisata Jakarta. Diskusi tersebut akan melibatkan narasumber dari kementerian terkait serta para pelaku industri pariwisata guna memperkuat daya saing Jakarta sebagai destinasi wisata perkotaan.

Seluruh masukan, rekomendasi kebijakan, dan hasil diskusi yang muncul selama festival akan didokumentasikan sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah. Hasil pembahasan tersebut nantinya dirangkum dalam sebuah buku resmi yang dapat diakses masyarakat secara gratis melalui kanal digital Bappeda DKI Jakarta.

Selain menghadirkan forum diskusi dan lokakarya, JFF 2026 juga menyuguhkan berbagai kegiatan hiburan dan pameran. Pengunjung dapat menikmati pameran foto kota, board game urban challenge, pertunjukan seni, hingga penampilan sejumlah musisi seperti Maliq & D'Essentials, Kahitna, Yura Yunita, Endah N Rhesa, Bilal Indrajaya, Lalahuta, dan Ali Radio.

Informasi lengkap mengenai jadwal kegiatan dan registrasi peserta dapat diakses melalui situs resmi Jakarta Future Festival.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

KUHP Baru Akui Hukum Adat

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KUHP Baru Akui Hukum Adat

Pemkot Bogor Bongkar JPO Paledang

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Pemkot Bogor Bongkar JPO Pa...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan, Ada Kumpul Bocah di TMII dan Malam Puncak HUT Jakarta di Bundaran HI

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.