Tensi Memanas, AS Galang Dukungan Negara Teluk Hadapi Ancaman Iran
📅 Senin, 23 Feb 2026, 16:57 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP/US Central Command/Handout
MOSKOW - Di tengah ketegangan dengan Iran, Amerika Serikat telah menghimpun kekuatan militer di Timur Tengah yang mencakup 16 kapal perang dengan total 40.000 personel serta 7 skuadron udara yang masing-masing terdiri dari 70 pesawat tempur.
Menurut laporan Financial Times, Amerika Serikat sudah menempatkan lima skuadron udara -- masing-masing memiliki 70 pesawat tempur - pada pangkalan-pangkalan militernya di Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.
Sementara, tambahan dua skuadron udara lainnya berbasis di kapal-kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford, demikian tulis Financial Times.
Mengutip data dari Universitas Tel Aviv, Financial Times melaporkan bahwa di Pangkalan Militer Muwaffaq Salti, Yordania, sudah terdapat 66 jet tempur AS yang terdiri dari antara lain 18 jet tempur F-35 dan 17 unit jet tempur F-15.
Kemudian, 8 unit pesawat A-10, pesawat peperangan elektronik EA-18, dan pesawat pengangkut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data satelit juga menunjukkan adanya peningkatan jumlah jet tempur AS yang ditempatkan pada pangkalan militernya di Arab Saudi.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa sebuah "armada besar" tengah berlayar ke Iran, sembari mengharapkan Iran setuju merundingkan kesepakatan yang adil dan mencakup penghapusan total senjata nuklir.
Sementara, pada 8 Februari, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa Iran harus tetap memiliki haknya memperkaya uranium, bahkan jika hal tersebut harus berujung pada perang. Ant/Sputnik/RIA Novosti-OANA
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!