Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk Angkut Tumpukan Sampah di Pasar

2 Kamis, 04 Jun 2026, 06:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk Angkut Tumpukan Sampah di Pasar DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk Angkut Tumpukan Sampah di Pasar Doc: ANTARA
Ket. Pengangkutan sampah di TPS Pasar Minggu Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

CIREBON – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mempercepat pengangkutan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Minggu Palimanan, dengan mengerahkan sembilan armada truk dan satu alat berat guna mengatasi penumpukan sampah di lokasi tersebut.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, saat dikonfirmasi di Cirebon, Rabu (03/6), mengatakan kegiatan pengerukan dilakukan sebagai upaya meningkatkan kebersihan lingkungan serta menciptakan kenyamanan bagi pedagang dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan pasar.

"Hari ini kami dari DLH mengadakan pengurasan di TPS Pasar Minggu. Kami mengerahkan tujuh armada dump truck, dua armada truk amrol, dan satu alat berat," katanya.

Ia menyampaikan langkah tersebut dapat memperbaiki kondisi lingkungan di sekitar TPS, sehingga aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih nyaman.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, alat berat digunakan untuk mempercepat proses pemindahan sampah ke armada pengangkut yang telah disiagakan sejak pagi.

“Pengangkutan dilakukan secara bertahap hingga tumpukan sampah di area TPS berkurang,” katanya.

Ia menyampaikan upaya percepatan pengangkutan sampah tersebut telah mendapat sambutan positif dari warga sekitar.

Selain penanganan sampah, DLH Kabupaten Cirebon juga mendorong pemanfaatan sampah organik yang banyak dihasilkan dari aktivitas pasar agar memiliki nilai tambah bagi masyarakat.

Menurut Dede, sampah organik yang berasal dari pasar berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan pakan maggot sehingga dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih produktif dan berkelanjutan.

"Saya lihat sampah pasar di Pasar Minggu ini banyak sekali sampah organiknya, sehingga dapat bermanfaat untuk menjadi bahan pakan maggot," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Perempuan Disiapkan Kredit Rp2,6 Triliun dengan Bunga Tetap

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perempuan Disiapkan Kredit ...

Memerangi Berita Bohong Menjadi Tugas Bersama

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Memerangi Berita Bohong Men...
Megapolitan
Program Bedah Rumah Merah P...

Telkom Percepat Adopsi AI di Segmen Enterprise

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Ekonomi
Telkom Percepat Adopsi AI d...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

Kimi Antonelli Ukir Sejarah! Di Usia 20 Tahun Resmi Jadi Juara Dunia Formula 1 2026

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.