Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penanganan Dua Rumah Warga yang Rusak Akibat Bangunan Ambrol di Magetan

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 23:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penanganan Dua Rumah Warga yang Rusak Akibat Bangunan Ambrol di Magetan Doc: Antara

Magetan - BPBD Kabupaten Magetan, Jawa Timur menangani dua rumah warga Kecamatan Plaosan yang rusak akibat bangunan ambrol setelah hujan deras mengguyur kawasan setempat pada Jumat (20/2) malam.

"Bangunan yang ambrol tersebut terjadi pada rumah milik Sudarto (40) dan Tukiran (60) warga Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magetan Eka Radityo dalam keterangan di Magetan, Sabtu.

Sesuai pendataan, rumah milik Sudarto ambrol bagian belakang, yakni dapur dan kamar mandi dengan tingkat kerusakan sedang, sedangkan rumah milik Tukiran ambrol bagian kandang sapi yang mengalami longsor total sehingga sapi terpaksa dititipkan ke kandang tetangga.

Saat kejadian pada Jumat (20/2), sekitar 23.30 WIB, pemilik rumah sedang tidur di kamar depan sehingga peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Petugas BPBD Magetan dibantu warga dan anggota koramil dan polsek setempat pada hari Sabtu pagi hingga siang bergotong royong menangani material bangunan yang ambrol.

Eka menjelaskan curah hujan yang tinggi selama beberapa hari terakhir ditambah dengan kondisi rumah yang dibangun di tebing talud yang sudah tua, membuat tebing tersebut longsor karena tidak kuat menahan banyaknya debit air hujan yang masuk ke dalam tanah.

Petugas BPBD meminta warga sekitar untuk waspada, karena longsor susulan masih mengancam bangunan rumah lainnya di kawasan setempat. Hal itu karena diprediksi curah hujan masih tinggi hingga beberapa hari ke depan.

Setelah melakukan kerja bakti penanganan material runtuhan rumah, dilanjutkan pemasangan terpal untuk menghindari runtuhan material rumah jika terjadi hujan.

Sesuai pemetaan BPBD Magetan, Kecamatan Plaosan satu di antara sejumlah wilayah kecamatan di Magetan yang rawan tanah longsor saat musim hujan.

Selain Plaosan, kecamatan di Magetan yang rawan terjadi bencana tanah longsor di antaranya Kecamatan Poncol, Parang, Panekan, dan Sidorejo. Warga di wilayah tersebut diminta waspada jika curah hujan tinggi terjadi.

BPBD Magetan mencatat 99 kejadian tanah longsor melanda wilayah setempat dari total 238 bencana yang terjadi selama 2025 karena dampak cuaca ekstrem, sedangkan selama Januari 2026 tercatat lima bencana longsor dari total 50 bencana yang terjadi.

Petugas mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah pencegahan bila terdapat tanda-tanda potensi bahaya pada bangunan, seperti adanya retakan, pelapukan, tanda-tanda kemiringan pada atap ataupun dinding bangunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.