Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Iran, AS Siapkan Pengerahan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah

📅 Kamis, 12 Feb 2026, 16:27 WIB | Oleh:
Tekan Iran, AS Siapkan Pengerahan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah Doc: AFP/ANGELA WEISS

WASHINGTON DC - Pentagon dilaporkan tengah secara aktif merencanakan pengerahan kelompok tempur kapal induk kedua ke Timur Tengah, menurut laporan yang diterbitkan pada Rabu (11/2) dengan mengutip tiga pejabat Amerika Serikat (AS).

Persiapan tersebut dilakukan di tengah pernyataan Presiden Donald Trump yang membayangi negosiasi dengan Iran dengan kemungkinan perang.

Trump pada Selasa mengatakan tengah mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Salah satu pejabat yang meminta namanya dirahasiakan mengatakan kepada harian The Wall Street Journal bahwa perintah pengerahan dapat dikeluarkan dalam hitungan jam.

Para pejabat itu menyebutkan bahwa presiden belum secara resmi memberikan perintah pengerahan. Namun, Pentagon telah menyiapkan kelompok tempur tersebut untuk diberangkatkan, kemungkinan dari Pantai Timur, dalam waktu dua pekan.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa kapal induk USS George H.W. Bush saat ini tengah menjalani latihan di lepas pantai Virginia. Mengutip para pejabat yang juga meminta namanya dirahasiakan, laporan itu menyebutkan bahwa latihan tersebut dapat dipercepat. Pentagon menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

AS telah secara signifikan meningkatkan kehadiran militer di Timur Tengah seiring peringatan Trump kepada Iran agar mencapai kesepakatan. Sebelumnya, AS telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dari Laut Tiongkok Selatan.

Trump pada Rabu menggelar pertemuan tertutup dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu. Setelah pertemuan itu, presiden AS mengatakan, “Tidak ada kesimpulan pasti yang dicapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat dicapai.”

“Jika bisa, saya memberi tahu kepala otoritas (Israel) bahwa itu akan menjadi pilihan yang diutamakan,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

“Jika tidak, kita harus melihat bagaimana hasilnya nanti. Terakhir kali Iran memutuskan bahwa mereka lebih baik tidak membuat kesepakatan, dan mereka dihantam dengan (Operasi) Midnight Hammer — Itu tidak berjalan baik bagi mereka. Semoga kali ini mereka akan lebih rasional dan bertanggung jawab,” tambahnya. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.