Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tarik Minat Wisatawan Indonesia, Tourism Malaysia Lakukan Promosi Di Tiga Kota 

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 11:43 WIB | Oleh:
Tarik Minat Wisatawan Indonesia, Tourism Malaysia Lakukan Promosi Di Tiga Kota  Doc: Koran Jakarta/Zaki Alatas
Ket. YB Dato Sri Tiong King Sing, Menteri Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Malaysia

JAKARTA - Tourism Malaysia menyelenggarakan Misi Promosi Pariwisata Malaysia ke Indonesia yang dimulai di Surabaya, diikuti oleh Jakarta dan Medan dari tanggal 24 hingga 29 April 2026.  

Misi ini juga dihadiri oleh YB Dato Sri Tiong King Sing, Menteri Pariwisata, Seni dan Kebudayaan Malaysia di Jakarta, yang menekankan pentingnya pasar Indonesia secara strategis. Program ini mencakup gala dinner, diikuti oleh seminar dan sesi pasar perjalanan yang berfokus pada kampanye VM2026 dan program MM2H, di samping sesi keterlibatan berdampak tinggi dengan para pelaku industri pariwisata di setiap kota untuk memperkuat kolaborasi dan mengeksplorasi peluang baru.

"Misi ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama pariwisata antara Malaysia dan wilayah-wilayah utama Indonesia, serta mempromosikan kampanye Visit Malaysia 2026 (VM2026)," katanya saat membuka gala dinner di Jakarta, Senin (27/4).

Delegasi Malaysia membawa serta 50 organisasi termasuk Penang Global Tourism (PGT), Sarawak Tourism Board (STB), Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Malaysia My Second Home (MM2H), agen perjalanan, maskapai penerbangan, hotel dan resor, rumah sakit, dan pemilik produk pariwisata. Partisipasi yang menggembirakan ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Malaysia untuk memperluas kerja sama strategis dan memperkuat hubungan dengan para pelaku industri pariwisata Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya promosi, Program Promosi Gastronomi dan Budaya Malaysia juga diadakan dari tanggal 23 April hingga 2 Mei 2026 di The Westin Surabaya, Le Méridien Jakarta, dan Grand Mercure Maha Cipta Angkasa Medan. Program ini menyoroti keunikan warisan kuliner Malaysia melalui hidangan ikonik seperti Laksa Sarawak, Laksa Nyonya, Char Kway Teow, Asam Laksa Penang, dan Chicken Kut Teh, sehingga memperkuat daya tarik Malaysia sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan berkelanjutan.

Sehubungan dengan misi ini, Batik Air juga bertindak sebagai mitra penerbangan strategis dalam mendukung konektivitas yang lebih baik antara Malaysia dan kota-kota besar di Indonesia termasuk Surabaya, Jakarta, dan Medan. Kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan kenyamanan perjalanan dan meningkatkan arus pengunjung antara kedua negara.

Penyelenggaraan misi penjualan ke Indonesia ini merupakan inisiatif penting dalam memperkuat hubungan bilateral Malaysia-Indonesia seiring dengan VM2026, di samping menciptakan nilai tambah bagi industri pariwisata kedua pasar dan meningkatkan kedatangan wisatawan dalam jangka pendek dan menengah.

"Tourism Malaysia tetap berkomitmen untuk mengeksplorasi peluang baru dan mengintensifkan upaya promosi di kota-kota besar Indonesia untuk memastikan pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan. Dengan dukungan berkelanjutan dari pelaku industri lokal dan internasional, Malaysia siap menawarkan berbagai pengalaman wisata unik, yang selanjutnya memperkuat hubungan bilateral dalam keberhasilan kampanye Visit Malaysia 2026," tutup Dato Sri Tiong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.