Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas Yonif 521/DY Penuhi Kebutuhan Pangan dari Hasil Warga Distrik Kelila, Papua

📅 Sabtu, 13 Sep 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas Yonif 521/DY Penuhi Kebutuhan Pangan dari Hasil Warga Distrik Kelila, Papua Doc: Antara Foto
Ket. Prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY saat berbelanja kebutuhan pangan sehari-hari di pasar tradisional Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan (

Satuan Tugas (Satgas) Yonif 521/DY memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dari hasil pangan warga pendalaman Papua khususnya di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan.

Satgas TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan negara, tetapi juga mendukung peningkatan ekonomi warga pedalaman Papua dengan membeli hasil bumi yang dijual di pasar tradisional.

Dansatgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu mengatakan pihaknya untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari membeli berbagai sayur mayur dari warga di daerah penugasan.

“Pasar tradisional menawarkan berbagai jenis pangan segar langsung dari petani dan berkesempatan mendukung ekonomi lokal dan mendapatkan pilihan terbaik aneka hasil bumi segar dari petani di Distrik Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan,” katanya.

Menurut dia, dengan membeli hasil bumi warga di daerah penugasan maka membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat.

"Kegiatan ini kami sadari sangat membantu mengangkat perekonomian warga, kita juga terbantu dalam pemenuhan bahan makanan untuk dikonsumsi setiap harinya," ujarnya.

Dia menjelaskan dengan berbelanja di pasar tradisional, secara langsung membantu pedagang kecil dan produsen lokal, serta turut berkontribusi pada perputaran ekonomi warga setempat.

“Melalui kegiatan ini juga diharapkan terjadi komunikasi yang baik antara prajurit TNI dan warga serta memberikan bantuan nyata bagi warga yang hidup dalam kondisi ekonomi terbatas. Dan berkontribusi pada upaya pembangunan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Papua,” katanya.

Sementara itu salah satu penjual di pasar tradisional Distrik Kelila, Mamberamo Tengah Mama Yani merasa sangat senang terbantu. Dia berharap semoga hasil kebun ke depannya akan bertambah lebih baik sehingga meningkatkan pendapatannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.