Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rano Karno Ungkap Keinginan agar Jakarta Punya Festival Film Bertaraf Internasional

📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rano Karno Ungkap Keinginan agar Jakarta Punya Festival Film Bertaraf Internasional Doc: ANTARA/Ilham Kausar
Ket. Wagub DKI Jakarta, Rano Karno

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berkeinginan agar Jakarta memiliki festival film yang bertaraf internasional.

"Ada keinginan saya, Jakarta harus memiliki festival film bertaraf internasional. Saya tidak menganggap Jakarta Film Week tidak internasional, Itu juga internasional, tapi mungkin dia bukan blockbuster," ucap Rano saat ditemui usai nonton bareng film Jumbo di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Sabtu (12/4).

Rano menjelaskan festival yang dimaksud bukan hanya film pendek tetapi film yang berkualitas dengan standar internasional.

"Selain ada film yang dikompetisikan juga ada kritik film dan filmnya juga masuk di blockbuster (film yang populer dan sukses secara finansial)," ucap dia.

Rano menyebutkan di Indonesia saat ini baru memiliki Festival Film Bandung dan Jogja Asian Film Festival.

"Nah saya ingin membuat Jakarta Film Festival, harus ada bahasa Jakarta-nya, tujuannya nanti ke sana," kata dia.

Ia juga akan mengajak sejumlah ahli di bidang film untuk menggelar rencana tersebut karena Jakarta akan menjadi Kota Global.

"Saya akan mengajak teman-teman atau orang-orang yang expert (memiliki keahlian) dalam kaitan festival. Kita hanya memberikan fasilitas, karena salah satu persyaratan dari Kota global adalah berkebudayaan, nah film, musik, animasi Itu bagian dari kebudayaan, intinya itu sebetulnya," ucap dia.

Selain itu Rano Karno juga menginformasikan bahwa nanti bulan Mei 2025, Pemprov DKI Jakarta akan membuka gerai (booth) di festival film Cannes di Prancis.

"Artinya kita ternyata sudah lima tahun bekerja sama membuat Jakarta Film Week, jadi semua film-film pendek yang dibuat di dalam festival Jakarta Film Week akan dijadikan market," ucap dia.

Ia juga akan mengundang semua produser film Indonesia untuk mengikuti Festival Film Cannes, karena di sana selain kompetisi juga ada pasar (market) film.

"Jadi mereka tidak perlu lagi sewa tempat, mereka cukup ada di Jakarta booth (stand) yang memang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta," ucap dia. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.