Prabowo Bahas Proyek Baterai EV di Ratas, Posisi LG Digantikan Huayou dari Tiongkok
📅 Kamis, 22 Mei 2025, 18:30 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri, mulai dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hingga Menteri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, ke Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (22/5).
Bahlil, saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan, mengungkapkan bahwa dirinya akan melaporkan kepada Presiden tentang kelanjutan proyek baterai kendaraan listrik (EV) atau Indonesia Grand Package.
“Hari ini kami akan ratas (rapat terbatas) dalam pembahasan kelanjutan EV (kendaraan listrik) baterai mobil terkait dengan LG," kata Bahlil.
Bahlil mengatakan bahwa Pemerintah telah memutus kemitraan dengan LG terkait dengan proyek baterai kendaraan listrik.
Posisi LG, kata dia, telah digantikan oleh perusahaan asal Tiongkok Huayou.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Sejak dari awal kami sudah memutuskan hubungannya (dengan LG) dan akan dilakukan kerja sama kepada Huayou. Jadi, ini mitra baru dan sudah selesai. Ini tinggal kami memberikan laporan kepada Bapak Presiden," ucap Bahlil.
Proyek Indonesia Grand Package menargetkan pembangunan baterai kendaraan listrik dengan kapasitas 30 GWh. Dalam perjalanannya, LG sudah membangun 10 GWh pertama dan kini tersisa 20 GWh yang akan dilanjutkan oleh Huayou.
Investasi dari proyek tersebut sudah terealisasi sebesar 1,2 miliar dollar AS atau Rp20,2 triliun, dan nantinya Huayou akan mengisi sebagian besar sisa investasi yang mencapai 8,6 miliar dollar AS atau Rp145,2 triliun.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Total investasinya 'kan totalnya itu 9,8 miliar dollar AS. Tahap pertama 10 gigawatt dengan LG sudah dilakukan sekitar 1,2 miliar dollar AS. Selebihnya sekitar 8 miliar dollar AS akan diambil posisi LG ke Huayou. Ini yang akan diselesaikan hari ini," ucap Bahlil.
Bahlil juga mengatakan bahwa surat pemutusan kemitraan dengan LG terkait dengan proyek ini telah diteken.
"Secara prinsip surat pemutusan dengan LG sudah kami kirim. Kebetulan saya yang tanda tangan suratnya," lanjut dia.
Sementara itu, Airlangga mengatakan bahwa rapat terbatas dengan Presiden Prabowo akan membahas tentang hilirisasi. "Iya kelihatannya hilirisasi," kata Airlangga.
Selain Bahlil dan Airlangga, tampak pula hadir Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!