Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petugas Gabungan Evakuasi Trenggiling dari Peti Kemas Kosong di Kotawaringin

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 08:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petugas Gabungan Evakuasi Trenggiling dari Peti Kemas Kosong di Kotawaringin Doc: ANTARA
Ket. Disdamkarmat Kotim bersama Komunitas Reptil Sampit mengevakuasi seekor trenggiling yang terkurung dalam peti kemas di TPK Bagendang, Rabu (1/1/2025).

SAMPIT – Petugas gabungan mengevakuasi seekor trenggiling dari dalam peti kemas kosong di Terminal Peti Kemas (TPK) Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, pada Rabu (1/10).

“Kami menerima informasi dari Komunitas Reptil Sampit bahwa ada penemuan trenggiling di pelabuhan atau TPK Bagendang. Segera kami menuju lokasi dan kami menemukan satwa tersebut di dalam peti kemas,” kata Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Sukmana di Sampit, Kamis (02/10).

TPK Bagendang tersebut milik PT Pelindo Multi Terminal (SPMT).Ia menyebutkan saat dievakuasi pada Rabu (1/10), trenggiling itu dalam kondisi sehat, hanya saja tampak dehidrasi karena diduga satwa itu sudah berada di dalam peti kemas selama dua hari.

Setelah dievakuasi, trenggiling dengan panjang kurang lebih satu meter itu dibawa ke Mako Disdamkarmat Kotim, selanjutnya diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Penemuan tersebut berawal penemuan peti kemas kosong tetapi masih dalam kondisi digembok oleh Tim Kesehatan, Keselamatan, Keamanan dan Lingkungan (HSSE) TPK Bagendang.

Setelah berkoordinasi dengan pemilik barang dan pelayaran, diputuskan peti kemas dibuka dan terdapat seekor trenggiling dengan berat kurang lebih 15 kilogram dalam kondisi lemas.

Diduga satwa tersebut mengalami dehidrasi karena terlalu lama berada di dalam peti kemas sehingga Tim HSSE memberikan pertolongan pertama terhadap satwa itu dengan menyiramkan air dan memberikan minum agar trenggiling tersebut dapat bertahan hidup.

Selanjutnya, Tim HSSE berkoordinasi dengan Komunitas Reptil Sampit lalu menghubungi Disdamkarmat setempat.

Sebaiknya Anda baca juga:

Kepala BKSDA Resort Sampit, Muriansyah, menyampaikan saat ini trenggiling tersebut diamankan pihaknya sembari menunggu keputusan apakah dilepas  atau rehabilitasi.

“Satwa trenggiling merupakan hewan liar yang dilindungi dan jika nanti diduga kuat ada warga yang ingin menyelundupkan maka hal ini akan kami laporkan ke penegak hukum di Palangka Raya,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.