Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ayo Datang ke Banyuwangi! Nikmati Durian Merah, Produk Indikasi Geografis Pertama di Indonesia

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 20:14 WIB | Oleh:
Ayo Datang ke Banyuwangi! Nikmati Durian Merah, Produk Indikasi Geografis Pertama di Indonesia Doc: Antara/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Durian merah Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI, JAWA TIMUR - Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Kementerian Hukum menetapkan komoditas hortikultura khas Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yakni durian merah sebagai produk Indikasi Geografis (IG).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Banyuwangi, Rabu (21/1), mengatakan komoditas hortikultura Banyuwangi ini menjadi yang pertama kali diterbitkan di Indonesia untuk buah durian setelah melalui proses panjang sejak diajukan pada 2023.

"Alhamdulillah sertifikat IG durian merah Banyuwangi sudah terbit, dan ini pertama yang ada di Indonesia IG untuk durian merah," ujarnya.

Ipuk mengaku bangga dan berterima kasih kepada pemerintah pusat atas diberikannya sertifikat Indikasi Geografis pada salah satu produk Banyuwangi itu.

Dengan pengakuan ini, lanjutnya, diharapkan bisa menjadi alat promosi, semakin meningkatkan produktivitas petani terutama di wilayah Kecamatan Songgon sebagai sentra durian merah, sekaligus mendorong kunjungan wisata ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

"Ayo datang ke Banyuwangi, nikmati durian merahnya, karena durian merah Banyuwangi sangat unik yang tak dimiliki daerah lain," kata Ipuk.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Banyuwangi, Ilham Juanda menambahkan durian merah Banyuwangi memiliki keunikan warna daging buah merah dan cita rasa khas, serta aroma yang kuat.

"Kekhasan ini terbentuk dari kombinasi faktor alam seperti tanah, iklim dan ketinggian wilayah, serta pengetahuan lokal dan praktik budidaya yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat," katanya.

Ilham memaparkan, durian merah ini dikelompokkan dalam beberapa gradasi atau perubahan warna daging, yakni merah, merah pelangi, dan merah semburat.

Selain itu, karakteristik fisiknya meliputi bentuk buah bulat hingga lonjong, warna kulit kuning-hijau, jumlah juring 4-7, ketebalan daging 4,2-18,5 milimeter, serta porsi daging mencapai 41,7 persen.

"Dari sisi mutu, durian ini memiliki aroma kuat, rasa manis-pahit seimbang, tekstur lembut dan pulen, serta kandungan gizi tinggi seperti antioksidan, vitamin C, dan lemak yang relatif rendah," kata Ilham.

Ia menyampaikan pula bahwa durian merah Banyuwangi tergolong jenis durian langka, dan tercatat baru enam pohon induk yang sudah didaftarkan IG dengan perkiraan produksi rata-rata 4 ton per pohon.

Durian merah Banyuwangi ini berasal dari enam varietas unggul nasional, di antaranya ada balqis, SOJ, gandrung, sayu wiwit, tawangalun, dan madu Blambangan. Keenam varietas tersebut ditanam di wilayah Kecamatan Songgon, Rogojampi, Singojuruh, Glagah, Licin, dan Srono.

"Sejak tahun 2015 tercatat sudah 12 jenis durian lokal Banyuwangi yang didaftarkan sebagai varietas unggul. Dari 12 jenis durian unggul lokal tersebut, enam jenis adalah durian merah," kata Ilham.

Secara keseluruhan, luas panen durian di Banyuwangi mencapai 3.262 hektare dengan produksi buah durian mencapai 27.890 ton, yang tersebar di Kecamatan Songgon, Licin, Glenmore, Kalibaru, Rogojampi, Singojuruh, Glagah dan Srono.

Bupati Ipuk Fiestiandani juga telah menyerahkan sertifikat IG Durian Merah Banyuwangi kepada Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Durian Merah Banyuwangi di Kecamatan Songgon. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.