Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pendeta GPdI Sulut: Paskah Ajarkan Manusia Hidup Sederhana

📅 Minggu, 05 Apr 2026, 15:45 WIB | Oleh:
Pendeta GPdI Sulut: Paskah Ajarkan Manusia Hidup Sederhana Doc: Antara/Hence Paat
Ket. Pendeta GPdI Tiberias Malalayang Manado, Gembala Jefry Manitik, saat menyampaikan firman Tuhan saat kebaktian Paskah, Minggu (5/5).

Pendeta Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Tiberias Malalayang Manado, Sulawesi Utara, Gembala Jefry Manitik mengatakan peringatan Paskah mengajarkan umat manusia untuk hidup dengan kesederhanaan.

"Paskah atau peringatan kebangkitan Yesus Kristus bukan dimaknai dengan hura-hura atau seremonial belaka. Mari maknai dengan hidup sederhana, selalu berbagi kepada umat lain yang membutuhkan," kata Manitik saat membawakan pesan firman kepada jemaat, Minggu.

Dengan mengambil ayat firman dalam Alkitab 1 Korintus 15 ayat 4 bahwa Yesus telah bangkit di hari ketiga, Manitik mengajak jemaat untuk selalu meneladani perjalanan Yesus ketika memberitakan Injil ke semua orang.

"Ini momentum refleksi iman bahwa dengan kesederhanaan kita sudah meneladani perjalanan Yesus pada 2.000 tahun yang lalu saat memberitakan Injil dengan penuh kasih," ujarnya.

Ia mengajak jemaat untuk menjadikan momentum Paskah dengan membangun relasi yang damai dengan Tuhan, sesama manusia, diri sendiri, dan lingkungan.

"Pada Kamis (2/4) lalubSulut mengalami gempa bumi yang cukup kuat hingga magnitudo 7,6. Ini menjadi pengalaman untuk manusia bahwa kepada siapa lagi kita berserah diri, tentunya kepada Tuhan," tambahnya.

Pada kebaktian Paskah di GPdI Tiberias Malalayang Manado itu diwarnai dengan pembagian telur kepada jemaat sebagai simbol yang dalam tentang hidup, harapan, dan kebangkitan.

Sejumlah gereja lainnya di Manado juga membagikan Telur Paskah yang telah dihias warna warni disertai ayat Alkitab.

"Kami di jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) Malalayang mendapatkan pembagian telur usai ibadah. Ini sebuah simbol dari kebangkitan Yesus," ujar Tika S, salah satu jemaat KGPM, sambil menyebutkan pada malam sebelum Paskah telah dilaksanakan pawai obor yang mengitari sebagian kecamatan Malalayang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.