Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemulihan Faskes Sumatera Butuh Rp529,3 Miliar

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Pemulihan Faskes Sumatera Butuh Rp529,3 Miliar Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kiri) dan Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) menyampaikan paparan saat mengikuti rapat koordinasi pemulihan pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).

Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, butuh dana sebesar 529,3 miliar rupiah untuk memperbaiki sekitar 3 ribuan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana Sumatera hingga kondisinya 100 persen agar layanan kesehatan siap pada Maret 2026.

"Yang pertama adalah, alhamdulillah seluruh rumah sakit, seluruh puskesmas sudah beroperasi sekarang. Kita tinggal 21 pustu, dari ribuan fasilitas kesehatan," kata Budi dalam rapat bersama DPR di Jakarta, Rabu (18/2), terkait percepatan pemulihan daerah Sumatera yang terdampak bencana.

Seperti dikutip dari Antara, Budi menjelaskan bahwa surat permohonan bantuan dananya sudah disampaikan ke Presiden Prabowo Subianto pada 20 Januari 2026, dan pihaknya memohon percepatan persetujuannya.

Budi menyebutkan bahwa pihaknya membutuhkan dua bantuan. Selain pencairan dana untuk renovasi fasilitas kesehatan, pihaknya juga membutuhkan untuk renovasi bagi sekitar 8.800 rumah tenaga kesehatan yang terdampak bencana tersebut.

Data para tenaga kesehatan yang membutuhkan bantuan itu, katanya, sudah diverifikasi oleh pihaknya dan Kementerian Dalam Negeri, dan kini tinggal hanya menunggu pencairan dana saja. Dia berharap dana tersebut bisa dibayarkan sebelum Lebaran 2026.

"Agar rumahnya bisa diperbaiki dan mereka bisa tenang tinggal di rumah sebelum Lebaran ini agar mereka bisa bekerja kembali," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa hal ini bisa dimasukkan sebagai usulan belanja Kementerian dan Lembaga untuk Tim Satgas Bencana.

"Jadi tinggal masukin ke sana aja, prosedurnya seperti itu. Ke Bappenas, ke Tim Satgas. Ya sudah, keluar," kata Purbaya.

Dia menyebutkan, dari dana awal yang dialokasikan untuk pemulihan pascabencana, yakni sebesar Rp50-60 triliun, masih tersisa banyak.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya menargetkan layanan kesehatan di daerah Sumatera yang terdampak bencana mulai beroperasi penuh per Maret 2026.

Pihaknya juga membuka donasi, agar alat-alat kesehatan yang dibutuhkan dapat segera dipenuhi, misalnya x-ray.

Selain fasilitas kesehatan, pihaknya juga mengejar rehabilitasi dan rekonstruksi rumah para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang terdampak bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.