Peduli Warga Terdampak Bencana, TNI dan Kementerian PU Salurkan Air Bersih di Pulau Siau
📅 Minggu, 18 Jan 2026, 00:46 WIB | Oleh: Yebdi Trismar
Doc: Antara Foto
Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang tergabung dalam satuan penanggulangan bencana kembali mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut.
"Air bersih disalurkan secara langsung kepada warga terdampak bencana banjir bandang," kata Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi, di Manado, Sabtu.
Pasokan air bersih tersebut sekaligus untuk mengisi beberapa stasiun air bersih yang telah disiapkan oleh Kementerian PU, di antaranya di Kampung Bahu dan Kampung Laghaeng.
"Distribusi air bersih ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya untuk keperluan konsumsi, memasak, serta menjaga kebersihan dan kesehatan di tengah keterbatasan pascabencana," ujar Kapendam.
Sinergi antara prajurit Kodam XIII/Merdeka dan Kementerian PU menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Prajurit Kodam XIII/Merdeka, kata dia, bahu-membahu bersama petugas Kementerian PU dan warga setempat guna memastikan proses pendistribusian air bersih berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menyalurkan air bersih, prajurit juga membantu mengatur antrean serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan air secara tertib dan merata.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya penanggulangan bencana yang terus dilakukan secara terpadu oleh Kodam XIII/Merdeka bersama instansi terkait guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.
"Masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian serta kehadiran Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama Kementerian PU yang senantiasa hadir membantu kesulitan rakyat, sejalan dengan jati diri TNI sebagai prajurit milik rakyat," ujarnya.
Banjir bandang yang menghantam beberapa permukiman di Pulau Siau pada Senin (5/1) menyebabkan 17 warga meninggal, dua orang masih dinyatakan hilang, rumah rusak ringan hingga berat, serta beberapa hilang dihempas banjir bandang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!