Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Visi Jangka Panjang Bandung Zoo untuk Jadi Bonbin Kelas Dunia

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 10:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Visi Jangka Panjang Bandung Zoo untuk Jadi Bonbin Kelas Dunia Doc: ANTARA
Ket. Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) menyatakan visi jangka panjang Bandung Zoo menjadi kebun binatang berkelas dunia. 

BANDUNG – Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) menyatakan visi jangka panjang Bandung Zoo menjadi kebun binatang berkelas dunia.

Pimpinan YMT, John Sumampau melalui siaran persnya di Bandung, Minggu (28/9), menyatakan sejak masuk dalam kepengurusan yayasan pada 2017, pihaknya sudah mulai merancang ulang Bandung Zoo agar layak menyandang sebutan sebagai city zoo bertaraf internasional.

"Yang berfokus pada konservasi, edukasi, dan penelitian, bukan hanya sekadar tempat rekreasi," katanya.

YMT merekrut dokter hewan, membangun kandang-kandang baru dengan konsep modern dan terbuka atau tanpa jeruji, klinik satwa, gerbang masuk yang lebih modern, sistem pertiketan daring agar lebih transparan dan akuntabel, penyesuaian gaji karyawan sesuai UMK.

Karena, kata dia, sebelumnya kondisi Bandung Zoo jauh di bawah itu. "Kami juga mendaftarkan karyawan ikut BPJS, pemberian seragam karyawan, sampai meningkatkan kapasitas keeper," ungkap John.

YMT meyakini bahwa Bandung Zoo memiliki potensi untuk dikelola secara profesional dan modern.

Jika kepercayaan untuk mengelola dikembalikan, YMT siap melanjutkan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan satwa dengan mengalokasikan pendapatan secara transparan untuk pakan berkualitas, perawatan medis, dan perbaikan fasilitas kandang agar lebih menyerupai habitat asli satwa.

"Kami juga berkomitmen mengoptimalkan kontribusi pajak dengan terus menjalankan kewajiban pajak secara transparan dan teratur untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung," kata John.

Namun, upaya revitalisasi itu terhenti pada 2022 ketika Bisma Bratakusumah dan Sri mengeluarkan John Sumampauw dan Tony Sumampau secara sepihak dari kepengurusan yayasan tanpa melewati mekanisme yang semestinya.

"Kami menghormati keputusan yang diambil oleh Wali Kota Bandung, namun kami juga berharap agar keputusan itu dipertimbangkan kembali demi kepentingan publik, kelangsungan satwa, dan potensi pendapatan daerah yang besar. YMT siap duduk bersama dengan Pemkot untuk mencari solusi terbaik agar Bandung Zoo dapat kembali beroperasi secara normal dan memberikan manfaat yang optimal bagi Kota Bandung," ujar John.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Gunung Piramid Disisir untuk Mencari Dua Pendaki yang Hilang

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Gunung Piramid Disisir untu...

Turnamen Cincinnati Open akan Diwarnai Duet Dua Williams

33 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Turnamen Cincinnati Open ak...

Gelar Mubadala Milik Taylor Fritz

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gelar Mubadala Milik Taylor...
Megapolitan
Obat Keras Daftar G Sebanya...

Harga Cabai Rawit Rp61.450/Kg, Telur Ayam Rp31.800/Kg

47 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp61.450/...

Harga Telur di Tingkat Pengecer di Kabupaten Lebak Turun

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Telur di Tingkat Peng...

55 Kecamatan di Banten Krisis Air, Polda Kirim Bantuan

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
55 Kecamatan di Banten Kris...
Megapolitan
4 Tempat Usaha Don Ritto Mu...
Daerah
ASN Yang Segera Memasuki Ma...

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

Kepala Daerah di Bali Berminat Dirikan Sekolah Berbasis Hindu

04 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.