Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Para Pelajar Harus Bisa Menggunakan Media Sosial untuk Menambah Pengetahuan

📅 Jumat, 28 Jul 2023, 16:49 WIB | Oleh:
Para Pelajar Harus Bisa Menggunakan Media Sosial untuk Menambah Pengetahuan Doc: Istimewa
Ket. Literasi media di SDN 09, Manggarai Selatan, Kamis (27/7).

JAKARTA - Semakin tingginya penggunaan media sosial (Medsos) di kalangan pelajar, khususnya siswa Sekolah Dasar (SD) perlu diikuti dengan bimbingan, arahan, dan pembatasan, sesuai umur siswa, sehingga mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan.

"Anak-anak penting dan harus bijak menggunakan media sosial, utamanya untuk menambah pengetahuan dan mendukung pelajaran," kata dosen Akademi Televisi Indonesia (ATVI), Safrudiningsih yang biasa disapa Kak Ning-Nong pada acara literasi media di SDN 09, Manggarai Selatan, Jakarta, Kamis (27/7).

Menurut siaran persnya, kepala sekolah, guru-guru, dan petugas sekolah juga ikut andil dalam pelaksanaan program literasi media yang mendapat antusiasme dari para pelajar dan guru-guru SDN 09 Manggarai Selatan itu.

Pada pelaksanaan literasi ini juga disiapkan 'mobil pintar' yang fungsinya seperti perpustakaan berjalan. Dalam proses pelaksanaan literasi media ini, dua kelompok siswa bergantian, ada yang di aula dan kelompok lain membaca koleksi buku yang ada di 'mobil pintar' itu di halaman sekolah yang luas.

Pola pemberian literasi media ini menggunakan perangkat pendukung audio visual yang berisi konten foto, gambar, tulisan, dan lagu yang dekat dengan anak-anak. Jadi para dosen ATVI yang memberikan materi, lebih mudah, dan anak-akak pun semangat mengikuti.

Bahkan setiap ditampilkan foto-foto seperti foto artis, foto animasi film yang familiar dengan mereka, serentak anak-anak berdiri dan berteriak histeris saking senengnya. Sesekali para dosen dan dibantu guru-guru menenangkan sambil meminta anak-anak duduk kembali di tempatnya.

Kak Ning-Nong dengan gaya kreatifnya menjelaskan beberapa hal terkait literasi media, khususnya medsos. Misalnya, ditampilkan gambar batasan umur menggunakan medsos, lamanya menggunakan medsos, dan konten-konten yang boleh dan tidak boleh dilihat. Dalam proses literasi ini, Kak Ning-Nong menanyakan banyak hal, bila mampu dijawab anak-anak, diberi hadiah.

Selain itu juga ditanyakan apakah anak-anak mempunyai akun medsos dan serentak anak-anak mengangkat tangan, tanda mereka sudah memiliki akun sendiri, termasuk akun Youtube. Nah, ketika itulah Kak Ning-Nong mengingatkan agar anak-anak bijak menggunakan medsosnya.

Begitu pula dosen lainnya yang ikut memberikan literasi, Ratih Damayanti. Selain memberika literasi media serupa dengan Kak Ning-Nong, juga mengingatkan kepada anak-anak agar medsos dijadikan salah satu media untuk meningkatkan prestasi belajar.

"Ayo kita gunakan media sosial untuk menambah ilmu, penyemangat, dan sebaliknya hindari medsos yang membuat kita malas atau melakukan hal yang negatif," ujar Ratih.

Kepala Sekolah SDN 09 ManggaraiSelatan, Dermawati Samosir ketika dimintai tanggapannya mengatakan sangat mengapresiasi atas apa yang dilakukan penyelenggara dan para dosen ATVI sehingga nantinya para guru bisa juga memberikan literasi media kepada anak-anak seperti pola yang dilakukan oleh dosen ATVI ini.

"Menurut saya ini sangat baik sekali, mengapa? Terbukti dalam pelaksanaan literasi media itu, anak-anak mengaku sudah memiliki akun medsos. Jadi acara ini memberikan penyuluhan sangat baik buat siswa dan juga guru," kata Dermawati.

Dia berharap, acara seperti ini bisa berkelanjutan, sebab era saat ini tidak mungkin lepas dari medsos, apalagi anak-anak juga sudah memiliki akun medos.

Sementara itu dua siswa kelas VI, Evanda Gibran Setianto dan Aisyah Kumala Sari memberikan testimoninya atas kegiatan literasi media ini yang menurut keduanya sangat baik buat mereka dan temen-temen seluruh SDN 09 Manggarai Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.