Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Seperti Blok M, Pemprov DKI akan Kembangkan Cawang dan Pasar Baru Jadi TOD Baru

📅 Selasa, 10 Feb 2026, 08:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Seperti Blok M, Pemprov DKI akan Kembangkan Cawang dan Pasar Baru Jadi TOD Baru Doc: ANTARA
Ket. Arsip - Tampak depan dari gerbang utama Pasar Baru.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Cawang, Jakarta Timur dan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

"Ada beberapa yang sedang dalam persiapan, seperti Cawang dan juga ada Pasar Baru," kata Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota Nirwono Joga di Blok M Hub Gojek, Jakarta Selatan, Senin.

Dia mengatakan Pemprov DKI telah menyiapkan rencana detail terkait tata ruang Jakarta, termasuk kawasan transit yang tengah dikembangkan untuk lima tahun ke depan.

Selain Blok M, pengembangan kawasan berorientasi transit juga difokuskan pada sejumlah kawasan lainnya, yakni Lebak Bulus, Fatmawati, Dukuh Atas, Bundaran HI, Harmoni dan Kota Tua.

Pengembangan kawasan transit tersebut diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian di lingkungan sekitar dan mendorong penggunaan transportasi publik

"Harapannya, nanti semakin banyak TOD-TOD yang dikembangkan, ini menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi," ujar Nirwono.

Seperti diketahui, Pemprov DKI berencana menghadirkan trayek Transjakarta menuju Pasar Baru, yang segera direvitalisasi secara besar-besaran.

Kebijakan itu diambil guna menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan menarik lebih banyak warga ke kawasan ikonik di Jakarta Pusat tersebut.

Selain akses transportasi, kawasan Pasar Baru juga akan ditata kembali, dengan berfokus pada kemudahan parkir, perbaikan pedestrian dan peningkatan kenyamanan pengunjung.

Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi revitalisasi kawasan bersejarah di Jakarta, selain Glodok yang segera diperbaiki setelah proyek MRT rampung.

Kawasan berorientasi transit MRT Jakarta dikembangkan di sembilan titik strategis di sepanjang jalur fase 1, yang meliputi Lebak Bulus, Fatmawati, Blok M-Sisingamangaraja, Istora-Senayan, Dukuh Atas, Bundaran HI, Bendungan Hilir, Kota Tua dan Setiabudi.

Area tersebut mengintegrasikan hunian, komersial, dan pedestrian dengan akses stasiun MRT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.