Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manokwari Terpilih Sebagai Proyek Percontohan Sekolah Peternakan Rakyat

📅 Senin, 11 Agu 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manokwari Terpilih Sebagai Proyek Percontohan Sekolah Peternakan Rakyat Doc: Antara
Ket. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas PPKP Manokwari Nixon Karubaba.

Manokwari - Kabupaten Manokwari menjadi salah satu daerah yang ditetapkan sebagai proyek percontohan pelaksanaan Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (PPKP) Manokwari Nixon Karubaba di Manokwari, Senin (11/8), menjelaskan SPR berbeda dengan sekolah pada umumnya karena dirancang khusus sebagai program pembelajaran partisipatif bagi komunitas peternak rakyat.

"SPR bertujuan mengubah peternak konvensional menjadi komunitas pengusaha ternak kolektif yang profesional, sehingga dapat mewujudkan kedaulatan pangan," ujar Nixon.

Ia mengatakan di Papua Barat ada tiga kabupaten yang jadi percontohan SPR dengan komoditas berbeda.

Kabupaten Manokwari untuk pengembangan ternak unggas, Manokwari Selatan untuk pengembangan sapi, dan Pegunungan Arfak untuk tanaman hortikultura.

Menurut Nixon, program ini menjadi solusi atas berbagai kendala peternak unggas di Manokwari, termasuk pola usaha yang masih bergantung pada bantuan pemerintah.

"Melalui SPR, peternak diajak bersatu. Misalnya, peternak yang sebelumnya memelihara 100 ekor ayam, bila tergabung bisa mencapai 1.000 ekor, sehingga potensi keuntungan juga lebih besar," katanya.

Ia menambahkan konsep belajar di SPR tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga bisa langsung di lapangan seperti kandang ayam atau lokasi usaha peternak.

SPR di Manokwari hanya menargetkan peternak murni lokal, yakni mereka yang memiliki dan mengelola sendiri ternaknya, bukan pengusaha yang hanya menyediakan modal.

"Fokusnya membangun sistem, mental, karakter, dan pandangan peternak agar mandiri. Di Manokwari, ada dua kelompok SPR, yaitu ayam potong dan ayam petelur, dengan sembilan peternak murni yang sudah siap ikut," ungkap Nixon.

Ia mengatakan sosialisasi SPR telah dilakukan dan disambut antusias para peternak. Nixon berharap jika tidak ada kendala, program ini dapat mulai berjalan pada tahun depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.