Chelsea Siap Pastikan Tiket Final, Djurgardens Datang dengan Harapan Tipis
📅 Kamis, 08 Mei 2025, 09:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON – Chelsea hampir pasti melangkah ke final UEFA Conference League setelah menang telak 4-1 atas Djurgardens IF pada leg pertama semifinal pekan lalu di Swedia. Kini, leg kedua di Stamford Bridge, Jumat (9/5) dini hari WIB, hanya tinggal menjadi formalitas bagi skuad asuhan Enzo Maresca.
Dengan peluang lolos yang diprediksi nyaris mutlak—1 banding 1000—Chelsea tinggal menuntaskan tugasnya di hadapan publik sendiri, sekaligus menjaga ritme kemenangan jelang laga penting akhir pekan melawan Newcastle United di Liga Inggris.
Dalam pertemuan pertama, The Blues tampil dominan. Gol dari Jadon Sancho dan Noni Madueke membuat Chelsea unggul di babak pertama, sebelum Nicolas Jackson yang turun dari bangku cadangan menambah dua gol lagi. Djurgardens hanya mampu membalas lewat Isak Alemayehu, yang tak banyak mengubah peta kekuatan.
“Kami hanya perlu mengelola pertandingan dengan baik dan melaju ke final tanpa masalah,” ujar Maresca, yang diprediksi akan merotasi skuadnya demi menjaga kebugaran pemain inti.
Chelsea juga membawa modal empat kemenangan beruntun, termasuk menumbangkan Liverpool 3-1 akhir pekan lalu. Mereka kini masuk lima besar klasemen Premier League dan masih dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Djurgardens datang ke London dengan kondisi skuad yang compang-camping. Sepuluh pemain utama absen karena cedera atau tidak terdaftar untuk kompetisi Eropa, termasuk kiper utama Filip Manojlovic dan gelandang senior Albin Ekdal.
Pelatih Jani Honkavaara dipaksa hanya membawa tujuh pemain cadangan di leg pertama dan menghadapi situasi serupa di leg kedua. Absennya pemain-pemain penting seperti Oskar Fallenius, Nino Zugelj, dan Piotr Johansson membuat tim asal Swedia ini hanya berharap bisa tampil terhormat.
“Kami harus memperbaiki penampilan dan bermain lebih baik dari leg pertama. Fokus utama kami tetap di Allsvenskan,” kata Honkavaara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Djurgardens belum meraih kemenangan dalam tiga laga liga terakhir mereka sejak tersingkir dari perempat final, dan hanya mengoleksi delapan poin dari enam pertandingan awal liga domestik.
Meski demikian, laga ini tetap menjadi panggung penting bagi Djurgardens. Jika mampu menang, mereka akan mencatat rekor sebagai klub Swedia pertama yang memenangkan 11 laga dalam satu musim kompetisi Eropa.
Namun sejarah berpihak pada Chelsea. Klub asal London itu tak pernah kalah dalam tiga pertemuan kandang terakhir melawan tim Swedia, dan selalu menjaga clean sheet.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!