Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meluas hingga 60 Hektare, Kobaran Karhutla di Nagan Raya Mulai Kepung Kawasan Ini

📅 Jumat, 05 Jun 2026, 02:55 WIB | Oleh:
Meluas hingga 60 Hektare, Kobaran Karhutla di Nagan Raya Mulai Kepung Kawasan Ini Doc: ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya
Ket. Petugas BPBD Nagan Raya melakukan upaya pemadaman kebakaran lahan di kawasan Kecamatan Tadu Raya. Hingga Kamis (4/6/2026) luas lahan yang terbakar di daerah ini sudah mencapai 60 hektare dan masih berpotensi meluas akibat cuaca ekstrem.

NAGAN RAYA - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Desa Kayee Unoe, Kecamatan Darul Makmur, dan Desa Babah Lueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya meluas hingga mencapai 60 hektare. 

“Dari total sekitar 60 hektare lahan yang terbakar, tim gabungan baru berhasil memadamkan sekitar 40 hektare, sisa lahan lainnya masih dalam proses penanganan intensif karena api berpotensi terus meluas,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda Rinaldi, Kamis.

Untuk mengatasi situasi ini, BPBD Nagan Raya juga telah mengerahkan dua unit mesin pompa air portable ke titik-titik api yang sulit dijangkau.

Irfanda mengatakan bencana kebakaran lahan yang melanda kawasan Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh pertama kali diterima oleh pihak BPBD dari personel pos pemadam Darul Makmur pada Jumat (30/5) pekan lalu.

Namun, api diperkirakan sudah mulai menyala dan membakar lahan sejak Kamis, 29 Mei 2026.

Irfanda menjelaskan bahwa tim gabungan di lapangan menghadapi tantangan yang cukup berat dalam menjinakkan si jago merah. Cuaca panas yang ekstrem disertai angin kencang membuat kobaran api cepat menyebar.

“Hembusan angin yang kencang di lokasi kejadian serta sangat terbatasnya sumber air bersih untuk menyuplai armada pemadam,” katanya.

Ia menyebutkan, penanggulangan karhutla ini dilakukan secara bergotong-royong. BPBD Nagan Raya tidak bekerja sendirian, melainkan dibantu penuh oleh personel dari Polres Nagan Raya dan Kodim 0116 Nagan Raya.

“Tim gabungan ini terus berjibaku di lokasi demi menyekat pergerakan api agar tidak mendekati permukiman warga,” katanya.

Mengingat cuaca yang cerah dan angin yang bertiup kencang ke arah barat, BPBD Nagan Raya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, karena kondisi kering seperti sekarang sangat rawan memicu bencana kebakaran yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Rona
Yura Yunita Rilis Lagu Terb...
Advertisement
Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

Ratusan Petani Tebu Gelar Aksi Dekat Istana Negara, Tuntut Kenaikan HPP dan Hapus HET Gula

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.