Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ketergantungan Gadget pada Anak Dapat Melemahkan Pancaindera

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Ketergantungan Gadget pada Anak Dapat Melemahkan Pancaindera Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Pengaruh gadget l Dokter Spesialis Anak, Rizky Amrullah (tengah), dalam diskusi Mommy n Me, di Jakarta, Jumat (28/6).

JAKARTA - Dokter Spesialis Anak, Rizky Amrullah, mengatakan anak ketergantungan gadget dapat melemahkan pancaindera. Jika ketergantungan gadget sudah terjadi sejak bayi, maka hal tersebut dapat mengganggu proses tumbuh kembang.

"Ketika bayi sudah dibiasakan dengan gadget, perkembangannya akan terlambat," ujar Rizky, dalam diskusi Mommy n Me, di Jakarta, Jumat (28/6).

Dia menerangkan, gadget hanya menstimulasi penglihatan saja. Terkait pemerolehan bahasa, anak juga mendapat bahasa-bahasa yang sulit dimengerti sehingga terlambat dalam berkomunikasi.

Rizky menerangkan, penggunaan gadget juga membuat anak sulit mengendalikan emosi. Menurutnya, hal tersebut berpotensi mempersulit anak dalam berinteraksi dengan teman sebaya.

"Gadget lebih menstimulasi ke penglihatan. Selain itu, bahasa yang digunakan tidak dimengerti anak. Anak mendengar dan meniru bahasa yang rumit, jadi terlambat untuk bisa bicara," jelasnya.

Dia menuturkan, dalam perkembangan anak, pancaindera anak perlu yang mencakup penglihatan, pendengaran, peraba, pengecapan, penciuman perlu stimulus secara seimbang. Di sisi lain, keseimbangan dan gerak otot juga harus menjadi perhatian. "Untuk melatih dan membiasakannya tidak perlu spesifik mainan anak. Barang-barang yang mudah ditemukan di rumah juga bisa. Bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan masalah," tuturnya.

Dia menerangkan, jika anak sudah terganggu sensoriknya, masih bisa disembuhkan dengan terapi. Adapun terapi yang digunakan yaitu terapi sensori integrasi.

"Terapi tersebut membantu anak dengan gangguan sensori integrasi. Anak akan dihadapkan pada stimulus sensorik secara berulang dan terstruktur agar otak bisa beradaptasi sehingga responnya akan lebih baik," katanya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.