Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenag Jamin Jemaah Belum Terima Kartu Nusuk Tetap Bisa ke Masjidil Haram

📅 Senin, 12 Mei 2025, 12:57 WIB | Oleh:
Kemenag Jamin Jemaah Belum Terima Kartu Nusuk Tetap Bisa ke Masjidil Haram Doc: antara foto
Ket. Kartu Nusuk bagi calon jemaah haji Indonesia.

JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menjamin bahwa jemaah calon haji yang belum menerima kartu Nusuk tetap bisa beribadah di Masjidil Haram.

“Sebenarnya ketentuannya itu harus diserahkan kepada jemaah 1x24 jam sejak ketibaan di Arab Saudi. Namun, dalam praktiknya ada banyak kendala," kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag, Muchlis Hanafi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (12/5).

Muchlis mengatakan penerbitan hingga penyerahan kartu Nusuk untuk jemaah calon haji merupakan tanggung jawab syarikah atau perusahaan layanan haji. Pihaknya telah menjalin kerja sama dengan delapan syarikah untuk melayani jamaah haji RI.

Dia menjelaskan syarikah-syarikah tersebut telah menyiapkan sejumlah antisipasi terkait keterlambatan terbitnya kartu Nusuk, antara lain dengan memberi identitas cadangan bagi jamaah.

"Ada sejumlah kendala, sehingga sampai masuk ke Makkah ada jemaah yang belum mendapat Nusuknya dan ini tanggung jawab syarikah. Backup-nya syarikah memberikan kartu identitas juga," ujarnya.

Oleh karena itu, dia meminta jemaah tetap tenang meski belum menerima kartu Nusuk. Kemenag terus berkoordinasi agar syarikah agar bisa segera menyerahkan kartu Nusuk ke[ada jamaah begitu kartu diterbitkan oleh sistem Arab Saudi.

"Jamaah kita juga ada identitas dari Kementerian Agama, dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang biasa dikalungkan oleh jemaah kita, itu juga bisa membackup ya, bahwa ini adalah jamaah haji," ujarnya.

Muchlis mengatakan jamaah calon haji RI yang sudah tiba di Makkah tetap dapat beribadah di Masjidil Haram. Pihak syarikah akan mendampingi agar jemaah yang hanya membawa identitas cadangan dari syarikah bisa masuk ke Masjidil Haram.

"Jadi, agar tetap tenang, apalagi kalau fokus ibadah dari hotel ke Masjidil Haram. Kalau mau melipir belanja masih aman lah, asal jangan ke Jeddah. Itu masih rawan kalau ke luar kota, perhajian itu masih tetap harus Nusuk ya," tuturnya.

Saudi menerapkan penjagaan ketat di Makkah, khususnya area sekitar Masjidil Haram. Pasukan keamanan Masjidil Haram atau Askar telah mengatur jalur masuk bagi jamaah.

Jemaah haji yang hendak masuk dapat menunjukkan kartu Nusuk atau visa haji resmi yang diterbitkan Saudi ke Askar yang berjaga di pos masuk. Jika tak bisa menunjukkan visa haji resmi atau kartu Nusuk, jamaah tak boleh masuk Masjidil Haram.

Pemeriksaan acak juga dilakukan polisi di jalanan sekitar Masjidil Haram. Polisi akan menyetop kendaraan yang mengangkut jamaah calon haji dan meminta jemaah menunjukkan Nusuk atau visa haji. Jika tak bisa menunjukkan, jamaah terancam sanksi berat dari Saudi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.