Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kelompok Rentan Mesti Divaksinasi

📅 Selasa, 12 Des 2023, 05:25 WIB | Oleh:
Kelompok Rentan Mesti Divaksinasi Doc: ANTARA/Aprillio Akbar
Ket. Arsip foto - Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di kawasan Kelurahan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta, Sabtu (25/9/2021). Vaksinasi COVID-19 di kawasan permukiman padat penduduk itu menyasar 1.000 warga.

JAKARTA - Untuk mencegah persebaran Covid-19, kelompok rentan mesti mengikuti vaksinasi dan menggunakan masker. Imbauan ini terus digencarkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.

"Gunakan masker dan ikut vaksinasi bagi kelompok rentan. Kalau pembatasan aktivitas, kami nilai belum perlu," kataKepala Seksi Surveilans, Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Jakarta, Ngabila Salama, Senin (11/12).

Ngabila mengimbau masyarakat untuk lebih ketat lagi menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga ventilasi udara dalam ruangan dengan baik, dan menghindari asap rokok. Pemprov Jakarta juga mengimbau kelompok rentan secepatnya melengkapi vaksinasi Covid-19.

Sebab kelompok tersebut jika positif Covid-19 berpotensi besar mengalami keparahan, bahkan bisa meninggal. Usia di atas 50 tahun dan belum lengkap vaksinnya berbahaya. Apalagi memiliki komorbid hipertensi, diabetes, stroke, penyakit jantung, gagal ginjal kronis, kanker, TBC, dan HIV. Mereka harus dipastikan vaksinasinya lengkap.

Selain itu, Pemprov Jakarta juga menyediakan imunisasi rutin anak secara gratis dari pemerintah sebanyak 15 jenis, selain juga vaksinasi Covid-19 dosis 1-4. Lokasi vaksinasi Covid-19 ada di Puskesmas Kecamatan.

Ada juga tambahan lokasi seperti RSUD Tarakan Jakarta Pusat, Klinik PPKP Kantor Balai Kota Jakarta, dan Klinik Kantor Kesehatan Pelabuhan Tanjung Priok.

Kemudian, Pemprov Jakarta juga menyediakan layanan antigen dan PCR gratis di seluruh Puskesmas kecamatan bagi warga bergejala atau kontak erat. Layanan pengobatan Covid-19 bisa dilakukan baik di Puskesmas maupun RS dengan BPJS.

Adapun Dinas Kesehatan Jakarta mencatat kasus Covid-19 sebanyak 271 orang terkonfirmasi positif Covid-19 bulan Desember. Angka tersebut naik dari 80 kasus pada bulan November. Menurut Ngabila, gelombang kasus Covid-19 cenderung naik setiap enam bulan karena peralihan musim. Ini berpengaruh terhadap imunitas masyarakat.

"Polanya meningkat enam bulan sekali atau kondisinya sedang pancaroba dan peralihan musim. Untuk saat ini lebih ke pancaroba, sehingga imunitas orang menurun," jelas Ngabila. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Jakarta menemukan dua kasus kematian akibat positif Covid-19 selama Desember. Selama Oktober-November tidak menemukan dampak fatal seperti itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.