Profil Tim Piala Dunia, Uruguay Langganan tapi Hanya Selalu Jadi Kuda Hitam, Bagaimana Kali Ini
📅 Rabu, 03 Jun 2026, 06:44 WIB | Oleh: Tim PenulisJAKARTA - Salah satu kehebatan Uruguay masuk daftar tim tradisional yang hampir selalu menjadi pelanggan Piala Dunia. Lalu apakah kali ini Tim nasional Uruguay mampu menjadi pembeda? Uruguay memastikan diri menjadi salah satu peserta Piala Dunia 2026, meski pun kerap terlupakan menjadi salah satu daya magis negara Amerika Selatan dalam ajang empat tahunan tersebut.
Laman FIFA, Rabu, menyatakan Uruguay mengandalkan perpaduan pemain berpengalaman dan generasi baru di bawah pelatih Marcelo Bielsa, guna bersaing di grup H.
Mereka datang ke Piala Dunia 2026, di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, pada 11 Juni sampai dengan 20 Juli, dengan status sebagai salah satu wakil kuat Amerika Selatan. Timnas itu merebut satu tempat, setelah melalui Kualifikasi CONMEBOL yang dikenal sebagai salah satu jalur tersulit menuju putaran final.
Di bawah arahan Bielsa, timnas berjuluk La Celeste itu mampu mengamankan tiket langsung ke putaran final.
FIFA mencatat, Uruguay meraih kelolosan langsung setelah tampil kompetitif sepanjang fase kualifikasi dan beberapa kali menorehkan hasil penting, termasuk kemenangan kontra Argentina dan Brasil, yang selama ini menjadi simbol Amerika Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan ke-15 Uruguay di ajang sepak bola empat tahunan dan terbesar di dunia itu.
Negara berpenduduk sekitar 3,5 juta jiwa itu memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pelopor sepak bola internasional.
Banyak yang lupa bahkan mungkin tidak tahu, bila Uruguay merupakan juara Piala Dunia edisi pertama pada 1930 saat menjadi tuan rumah dan kembali mengangkat trofi pada 1950, setelah menundukkan Brasil di Stadion Maracana dalam laga yang kemudian dikenal sebagai "Maracanazo".
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain dua gelar juara dunia, Uruguay juga pernah menembus semifinal pada 1954 dan 1970, serta finis peringkat keempat pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
Namun, dalam edisi terakhir di Qatar pada 2022, Uruguay harus tersingkir di fase grup meski memiliki materi pemain berpengalaman seperti Luis Suarez dan Edinson Cavani.
Memasuki era baru, Bielsa melakukan regenerasi besar-besaran, dengan sejumlah pemain senior telah meninggalkan timnas.
Sementara sosok seperti Federico Valverde, Ronald Araujo, Darwin Nunez, Manuel Ugarte, dan Rodrigo Bentancur menjadi tulang punggung generasi terbaru Uruguay.
Valverde yang tampil konsisten bersama Real Madrid, diproyeksikan menjadi pemimpin utama tim. Sedangkan Araujo di lini belakang dan Nunez di sektor depan, menjadi pemain kunci dalam skema permainan intensitas tinggi ala Bielsa.
Dalam ajang resmi terakhir, Uruguay menunjukkan perkembangan positif di bawah Bielsa dengan tampil kompetitif pada rangkaian Kualifikasi Piala Dunia dan mempertahankan posisi di kelompok atas klasemen CONMEBOL.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!