Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bongkar Rahasia Becak Listrik DIY: Tetap Kental Nilai Budaya tapi Bikin Pengendara Gak Capek Lagi

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 02:40 WIB | Oleh:
Bongkar Rahasia Becak Listrik DIY: Tetap Kental Nilai Budaya tapi Bikin Pengendara Gak Capek Lagi Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Becak listrik yang dibagikan kepada pengemudi becak motor yang dihancurkan di Kota Yogyakarta. Rabu (3/6).

YOGYAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) secara resmi memulai transformasi besar-besaran moda transportasi tradisional dengan menghapus operasional becak motor (bentor) dan menggantinya dengan becak listrik ramah lingkungan. 

"Transformasi menuju penggunaan becak listrik juga merupakan bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi transportasi yang lebih bersih, efisien dan ramah lingkungan," kata Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti usai menghadiri penghapusan becak motor dan pembagian becak listrik di Yogyakarta, Rabu.

Menurut dia, bahkan dengan becak listrik tersebut tetap menjadi langkah nyata tanpa menghilangkan identitas, serta nilai budaya yang melekat pada moda transportasi tradisional Yogyakarta.

Dia mengatakan, bantuan becak listrik bagi pengemudi becak motor di Kota Yogyakarta setelah sarana transportasi tradisional tersebut dihancurkan tersebut sebagai komitmen nyata melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan.

"Bantuan ini bukan hanya sekadar pemberian sarana transportasi, tetapi juga merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian moda transportasi khas Yogyakarta yang memiliki nilai sejarah budaya dan pariwisata yang tinggi," katanya.

Kehadiran becak listrik diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pengemudi, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan wisatawan.

"Serta mendukung upaya pengurangan emisi dan penciptaan transportasi yang lebih ramah lingkungan," katanya.

Dia mengatakan, Kota Yogyakarta telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam mendukung program penataan transportasi yang berwawasan lingkungan, melalui penghapusan becak motor dan pengembangan becak listrik.

"Program ini tentunya tidak lepas dari kerjasama yang baik antara pemerintah, dunia usaha, komunitas pengemudi becak dan seluruh pemangku kepentingan," katanya.

Dia juga mengatakan, penghapusan becak motor bukan semata-mata penggantian alat transportasi, melainkan bagian dari langkah strategis mengurangi tekanan lingkungan dan mendukung terwujudnya kawasan rendah emisi di wilayah kawasan sumbu filosofi Yogyakarta.

"Upaya ini diharapkan dapat menurunkan tingkat pencemaran udara, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota budaya yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

1.5 jam yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.