Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Meningkat

📅 Kamis, 04 Mei 2023, 15:56 WIB | Oleh:
Waspada! Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Meningkat Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Surabaya
Ket. Arsip foto - Sejumlah petugas Linmas melakukan kerja bakti dengan menata tempat tidur untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) di Kedong Cowek, Kota Surabaya, Minggu (6/2).

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penularan Covid-19 seiring peningkatan keterisian tempat tidur perawatan pasien terinfeksi Virus Corona.

"Per Rabu (3/5) tercatat sebanyak 2.647 kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia dengan 25 kasus kematian. Kenaikan kasus juga diiringi oleh peningkatan perawatan pasien di rumah sakit," kata Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan laporan yang bersumber dari layanan daring rumah sakit pada 3 Mei 2023 Pukul 14.00 WIB dan dinas kesehatan (dinkes) provinsi menunjukkan keterisian tempat tidur pasien di rumah sakit secara nasional sebesar 8,1 persen dari total 42.293 unit ketersediaan tempat tidur. Jumlah itu terdiri atas tempat tidur isolasi dan tempat tidur perawatan intensif bagi pasien Covid-19.

Pada periode yang sama, lanjutnya, sebanyak lima rumah sakit mengalami peningkatan keterisian lebih dari 50 persen yaitu RSUP Dr M Djamil, RS Dr Tadjuddin Chalid, RSP Dr Ario Wirawan, RSUP Prof Dr RD Kandou, dan RSUP Dr kariadi.

Pada 1 Januari hingga 3 Mei 2023 total pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebanyak 22.666 orang. Sementara pasien yang masih dirawat hingga Rabu (3/5) berjumlah 2.696 orang terdiri atas 2.556 pasien isolasi dan 140 pasien intensif.

Dari 22.666 pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit, sebanyak 34,5 persen atau setara 7.813 pasien belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan didominasi oleh lansia.

"Dan selama periode tersebut sebanyak 1.423 pasien Covid-19 meninggal di rumah sakit, hampir separuhnya belum divaksinasi," ujarnya.

Syahril yang juga menjabat sebagai Dirut RSPI Sulianti Saroso mengimbau masyarakat untuk waspada. Kendati belum terjadi lonjakan kasus, peningkatan kasus terus terjadi dan diiringi peningkatanketerisian tempat tidur di rumah sakit.

"Masyarakat jangan lengah. Perketat kembali protokol kesehatan, terutama memakai masker dan segera lakukan booster," ujarnya.

Upaya itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari penularan COVID-19 dan mencegah terjadinya lonjakan kasus seperti yang terjadi pada periode Juli hingga Agustus 2021 akibat varian Delta.

Dikatakan Syahril butuh kerja sama dari masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, pakai masker, rajin cuci tangan, dan yang belum vaksinasi booster segera lakukan.

"Semua pihak harus memahami bahwa dengan tingkat pergerakan masyarakat yang semakin tinggi, maka risiko penularan juga semakin tinggi. Namun risiko itu bisa dicegah jika masyarakat patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.