Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diajak Bahas Masa Depan Jakarta

📅 Kamis, 04 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diajak Bahas Masa Depan Jakarta Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta Atika Nur Rahmania di Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Rabu (3/6).

JAKARTA – Warga Jakarta diminta partisipasi dalam membangun masa depan kotanya. Langkah ini sebagai bagian dari rasa memiliki warga akan kotanya. Itulah inti dari pelaksanaan Jakarta Future Festival (JFF) 2026. “Festival ini sebagai ruang partisipasi publik untuk membahas masa depan kota,” tutur Kepala Bappeda Jakarta, Atika Nur Rahmania, Rabu.

Festival akan berlangsung gratis di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, 5-7 Juni. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraan, JFF 2026 mengusung tema “Navigating Resilience.” Tema tersebut dipilih untuk merespons berbagai tantangan yang dihadapi Jakarta.

Tantangan mulai dari perubahan iklim, pengelolaan sampah, perumahan, tata kelola air, energi terbarukan, hingga upaya membangun kota yang lebih tangguh dan adaptif. Atika Nur Rahmania menjelaskan, JFF menjadi ruang untuk menghimpun ide dan aspirasi dari berbagai unsur masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Jakarta tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan warga, komunitas, akademisi, pelaku usaha, dan generasi muda. “Jakarta Future Festival adalah festival perencanaan kota yang berupaya menghimpun energi dari berbagai unsur masyarakat. Kita bersama-sama mencurahkan ide dan gagasan untuk membangun Jakarta,” ujar Atika.

Tahun ini, JFF menghadirkan sejumlah program baru. Salah satunya JFF for Kids, program edukasi yang mengenalkan isu perkotaan kepada anak-anak. Program ini digelar bekerja sama dengan Visinema dan Rekosistem, serta menghadirkan karakter populer seperti Jumbo, Nussa, Rara, dan Pelangi di Mars.

Selain itu, ada sesi Jakarta Forecast yang membahas proyeksi dan tantangan Jakarta ke depan. Ada juga Urban Talks yang mengulas berbagai persoalan kota. JFF juga menghadirkan Urban Policy Lab sebagai ruang kolaborasi bersama komunitas pemikir muda seperti Think Policy dan Habibie Innovators untuk merumuskan solusi atas persoalan perkotaan.

Untuk melibatkan generasi muda, JFF 2026 menggelar Urban Debate, kompetisi debat isu perkotaan bagi pelajar SMA. Sedikitnya 30 aktivasi komunitas dihadirkan di area dalam dan luar ruang. Mereka mulai dari silent reading, Indo Swing, hingga latihan tari Betawi.

Ruang Diskusi

Lebih jauh Atika menambahkan, JFF 2026 menjadi ruang diskusi ilmiah yang membahas isu perubahan iklim, energi terbarukan, pengelolaan sampah, mitigasi urban heat island, perumahan, hingga pengelolaan air. Bappeda Jakarta mengundang 18 profesor dari sejumlah universitas di Amerika Serikat, Eropa, dan Inggris untuk memperkaya perspektif diskusi.

“Mereka akan bergabung dalam beberapa sesi dan berdiskusi bersama para pakar di Urban Knowledge Hub. Jadi, isu global juga akan dibahas bersama pembicara lokal dan internasional,” katanya.

Di sektor pariwisata, JFF 2026 menghadirkan sesi khusus bersama narasumber dari kementerian dan pegiat wisata untuk membahas strategi pengembangan destinasi Jakarta. Festival ini diharapkan menjadi ruang bertemunya berbagai gagasan lintas sektor guna memperkuat daya saing kota.

Atika memastikan seluruh gagasan dan masukan yang muncul dalam JFF akan didokumentasikan dan menjadi bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah. Hasil diskusi dan lokakarya nantinya dirangkum dalam buku resmi yang dapat diunduh masyarakat melalui kanal resmi Bappeda. “Seluruh acara terdokumentasi, termasuk masukan kebijakan yang nantinya bisa menjadi bagian dari perencanaan kota,” urainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.