Junta Myanmar akan Bebaskan 6.000 Tahanan
📅 Senin, 06 Jan 2025, 02:30 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP
NAYPYIDAW - Junta yang berkuasa di Myanmar pada Sabtu (4/1) mengumumkan rencana pembebasan hampir 6.000 tahanan sebagai bagian dari amnesti tahunan untuk memperingati hari kemerdekaan negara itu.
Sejak kudeta Februari 2021 yang mengakhiri periode singkat demokrasi di Myanmar, pihak militer telah menahan ribuan pengunjuk rasa dan aktivis.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Sabtu, junta mengumumkan lebih dari 5.800 tahanan, termasuk 180 warga asing, akan dibebaskan sebagai bagian dari peringatan 77 tahun kemerdekaan dari penjajahan Inggris.
Junta tidak memberikan informasi mengenai dakwaan para tahanan atau kewarganegaraan tahanan asing yang akan dideportasi setelah pembebasan. Militer hanya mengatakan mereka memerintahkan pengampunan atas dasar kemanusiaan dan belas kasih.
“Junta juga mengumumkan bahwa hukuman penjara seumur hidup bagi 144 orang akan dikurangi menjadi 15 tahun,” lapor kantor berita AFP.
Sebaiknya Anda baca juga:
Myanmar kerap memberikan amnesti massal kepada ribuan tahanan dalam rangka peringatan hari raya atau festival Buddha. Tahun lalu, junta memberikan amnesti terhadap lebih dari 9.000 tahanan sebagai bagian dari peringatan hari kemerdekaan. SB/AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!