Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ILO Luncurkan Panduan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Tempat Kerja

📅 Rabu, 25 Jan 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
ILO Luncurkan Panduan untuk Cegah Kekerasan Seksual di Tempat Kerja Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, Direktur Akademi Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbud Benny Bandanadjadja, Direktur Organisasi Perburuhan Indonesia (ILO) Indonesia dan Timor Leste Michiko Miyamoto, dan Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Valerie Julliand berpose dalam peluncuran panduan dan manual pelatihan “Pengarusutamaan Kesetaraan Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial (GEDSI) dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan" di Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Jakarta - Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) meluncurkan panduan dan manual pelatihan "Pengarusutamaan Kesetaraan Gender, Disabilitas dan Inklusi Sosial (GEDSI) dan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan" di Jakarta, Selasa.

Direktur ILO Indonesia dan Timor Leste Michiko Miyamotomengatakanpanduan GEDSI pertama di Indonesia itu dikembangkan melalui serangkaian studi literatur dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan mahasiswa, instruktur, dan staf administrasi dari empat politeknik di empat provinsi.

Keempat politeknik itu adalah Politeknik Negeri Batam, Politeknik Maritim Negeri Indonesia, Politeknik Negeri Manado, dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

Michikomengatakan bahwa panduan dan manual pelatihan GEDSI itu merupakan salah satu upaya untuk menciptakan pendidikan maupun tempat kerja yang nyaman dan bebas dari pelecehan dan kekerasan seksual.

"Ketika kita bekerja, tentunya tujuannya adalah mendapat penghasilan, penghasilan yang cukup untuk Anda dan keluarga. Ini menjadi salah satu isu yang muncul ketika kami mendiskusikan GEDSI. Tapi ada isu lain yang cukup banyak terjadi, terutama di kalangan anak muda," kata dia.

"Ketika saya bertanya kepada mereka apa pentingnya panduan ini, mereka mengatakan bahwa mereka ingin bisa bekerja dan tetap dihargai, dihormati dan merasa aman bebas dari rasa khawatir," katanya.

Panduan GEDSI merupakan bagian dari programSkills for Prosperty(SfP) di Indonesia, yang didanai oleh pemerintah Inggris.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor LesteOwen Jenkinsmengatakan bahwa GEDSI selama ini menjadi aspek fundamental di Inggris untuk menciptakan kesetaraan dan kesejahteraan masyarakat.

Inisiatif panduan GEDSI di Indonesia, kata dia, merupakan komitmen berkelanjutan dari pemerintah Inggris untuk mempromosikan kesetaraan dalam pendidikan, khususnya memprioritaskan akses bagi perempuan untuk mendapatkan pendidikan yang dibutuhkan.

"Kami terus bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk memastikan institusi pendidikan dan dunia kerja aman untuk anak-anak muda dan para pekerja," ucap Jenkins.

"Inggris dan Indonesia pasti sama-sama tahu bahwa cara agar masyarakat kita berkembang, kita harus memastikan semua elemen masyarakat memiliki akses terhadap pendidikan dan pelatihan yang berkualitas dan dapat melakukannya di lingkungan yang aman," katanya.

Panduan GEDSI itu juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) nomor 5 tentang "Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan".

Kepala Perwakilan PBB di Indonesia Valerie Julliand mengatakan bahwa kesetaraan gender dan inklusi sosial, terutama di lingkungan pendidikan, bukan hanya sekadar angan-angan, tetapi harus benar-benar diimplementasikan.

"Apabila kita bisa bekerja dengan menerapkan prinsip-prinsip GEDSI, masyarakat kita pasti bisa mendapatkan kehidupan yang layak dan bermartabat. Ini wajib kita upayakan, oleh karena itu, kita perlu pedoman, undang-undang dan aturan guna mencapai itu semua," ujar Julliand.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.