Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Rakyat Hadir untuk Anak Putus Sekolah, Target 100 Unit Baru Dibangun

📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekolah Rakyat Hadir untuk Anak Putus Sekolah, Target 100 Unit Baru Dibangun Doc: Antara
Ket. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan kepada pewarta Istana Kepresidenan, di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/2).

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menambah program strategis pendidikan yang sudah berjalan sejak era pemerintahan sebelumnya melalui Sekolah Rakyat (SR), sebagai upaya mengakselerasi pendidikan yang merata di Indonesia.

Teddy mengatakan tidak ada program pendidikan yang sudah berjalan pada era pemerintahan Presiden Ke-7 RI Joko Widodo dihentikan, misalnya Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang kini masih berjalan.

"Faktanya, tidak ada program strategis pendidikan dari periode sebelumnya yang tidak berjalan sekarang. Tidak ada program dari periode sebelumnya yang dihentikan. Semuanya berjalan. Semuanya berjalan, bahkan ditambah. Ada Kartu Indonesia Pintar berjalan. Bahkan Presiden Prabowo menambahkan ada sekolah rakyat," kata Teddy saat memberikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (27/2),

Teddy menjelaskan Sekolah Rakyat ditujukan kepada anak-anak yang tidak dapat mengakses pendidikan formal, termasuk yang putus sekolah maupun yang belum pernah bersekolah.

Ia mengatakan, para siswa tidak hanya memperoleh pendidikan gratis, tetapi juga fasilitas penginapan, asupan gizi, serta jaminan kesehatan.

"Anak-anak yang tidak bisa sekolah, putus sekolah, atau mungkin bahkan dia tidak pernah sekolah, disekolahkan di sekolah rakyat," katanya.

Dalam satu tahun terakhir, program tersebut telah menjangkau sekitar 16.000 hingga 22.000 siswa di 166 sekolah.

"Tahun ini, akan dibangun lagi 100 sekolah," katanya.

Selain meluncurkan Sekolah Rakyat, Presiden juga membangun Sekolah Garuda yang terintegrasi dengan kampus-kampus baru demi mencetak SDM unggul, terutama pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics).

"Tidak ada program yang tidak dilanjutkan. Semua program berjalan dan bahkan ditambah,” ujar Teddy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.