Gubernur Pramono Anung Resmikan Gedung Baru FSUI di Jakarta Timur
📅 Jumat, 12 Sep 2025, 14:00 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan gedung baru Forum Silaturahmi Ulama Indonesia (FSUI) yang berlokasi di Jalan Raya Otista, Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Jumat (12/9). Peresmian tersebut dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan prasasti oleh Gubernur Pramono sebagai bentuk dukungan penuh Pemprov DKI Jakarta dalam penguatan lembaga keagamaan.
Gedung baru FSUI ini merupakan bagian dari program hibah yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kehadiran kantor baru tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam mempererat kerukunan antarumat beragama.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus FSUI yang telah konsisten menjadikan organisasi ini sebagai simpul koordinasi antar-lembaga keagamaan. Ia menilai peran FSUI sangat penting dalam menjaga persatuan dan harmoni di tengah keberagaman Jakarta.
”Forum silaturahmi ini terdiri dari para kyai yang betul-betul kenhinekaan dan kebangsaannya tidak diragukan lagi. Selama ini mereka mengajarkan sesuatu yang kemudian membuat Jakarta dan Indonesia lebih sejuk," ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Pramono menegaskan bahwa kolaborasi antara ulama, umara, dan masyarakat merupakan kunci utama memperkuat kerukunan antarumat beragama. Ia menilai silaturahmi menjadi kekuatan besar dalam membangun kepercayaan dan kebersamaan untuk mewujudkan kehidupan sosial yang damai.
Sebaiknya Anda baca juga:
”Forum ini menunjukkan bahwa kekuatan utamanya adalah silaturahmi. Jadi kalau mau silaturahmi, berarti mau berikhtiar, bekerja bersama, dan gotong royong,” katanya.
Menurut Pramono, pembangunan gedung FSUI bukan sekadar penyediaan fasilitas fisik, melainkan juga sebagai wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam membangun sumber daya manusia berkarakter. Ia menegaskan bahwa kemajuan Jakarta sebagai kota global harus berakar pada nilai-nilai keagamaan dan budaya bangsa.
“Semoga kantor ini membawa berkah dan kebaikan bagi umat, serta membawa hubungan yang lebih baik antara umara dan ulama,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain meresmikan gedung FSUI, Gubernur Pramono juga menekankan pentingnya peran lembaga keagamaan dalam memperkuat moralitas masyarakat. Dengan dukungan sarana prasarana yang memadai, lembaga keagamaan diharapkan mampu menjadi penggerak kegiatan sosial-keagamaan yang berdampak langsung pada pemberdayaan warga.
Pemprov DKI Jakarta sendiri telah berkomitmen memberikan bantuan untuk peningkatan kualitas sarana keagamaan. Bantuan tersebut mencakup pembangunan, renovasi, serta kegiatan sosial-keagamaan yang mampu mempererat ikatan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat ibu kota.
Pramono menambahkan, pembangunan sumber daya manusia yang unggul merupakan pondasi penting dalam menyongsong transformasi Jakarta menuju kota global. Visi tersebut hanya bisa tercapai dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama yang menjadi penjaga moralitas bangsa.
Ia menilai, ulama memiliki peran sentral dalam menanamkan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan kebersamaan kepada masyarakat. Dengan begitu, Jakarta dapat tumbuh sebagai kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dalam konteks menuju usia ke-500 tahun, Jakarta ditargetkan menjadi kota global yang modern sekaligus tetap menjunjung nilai kebudayaan lokal. Pramono menekankan bahwa pembangunan infrastruktur fisik harus diimbangi dengan pembangunan spiritual dan sosial masyarakat.
Kolaborasi erat antara ulama dan umara, menurut Pramono, merupakan salah satu bentuk nyata ikhtiar bersama dalam membangun kota. Sinergi ini diyakini mampu menghadirkan Jakarta yang lebih aman, nyaman, dan penuh harmoni.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!