Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPKP Kepulauan Seribu Tenggelamkan 600 Modul Terumbu Karang di Perairan Pulau Pari

📅 Senin, 16 Mar 2026, 11:46 WIB | Oleh:
KPKP Kepulauan Seribu Tenggelamkan 600 Modul Terumbu Karang di Perairan Pulau Pari Doc: Antara Foto
Ket. Sudin KPKP Kepulauan Seribu bersama Kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) Ekopuri Pulau Pari menenggelamkan 600 subtrat terumbu karang di Pulau Pari, Senin (16/3).

Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Kepulauan Seribu menenggelamkan 600 modul atau substrat terumbu karang di perairan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, sebagai upaya melestarikan ekosistem laut.

“Penenggelaman substrat terumbu karang tersebut merupakan salah satu langkah rehabilitasi ekosistem laut, khususnya terumbu karang yang mengalami kerusakan,” kata Kepala Suku Dinas KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati di Jakarta, Senin.

Menurutnya, substrat yang diturunkan ke dasar laut akan menjadi media tempat menempel dan tumbuhnya karang serta berbagai organisme laut lainnya.

Nurliati menuturkan penenggelaman 600 substrat ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi terumbu karang agar ekosistem laut di wilayah Kepulauan Seribu dapat pulih secara bertahap.

Selain itu, keberadaan substrat tersebut nantinya diharapkan menjadi habitat baru bagi berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya, sehingga keseimbangan ekosistem perairan tetap terjaga.

“Dengan adanya substrat ini, diharapkan pertumbuhan karang baru dapat berkembang dengan baik serta memberikan dampak positif bagi kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan laut,” ujarnya.

Sudin KPKP Kepulauan Seribu menjalankan kegiatan tersebut bersama Kelompok Daerah Perlindungan Laut Berbasis Masyarakat (DPL-BM) Ekopuri Pulau Pari.

Ketua Kelompok DPL-BM Ekopuri Pulau Pari, Muhammad Yusuf mengatakan substrat yang diturunkan ke dasar laut akan menjadi media tempat menempel dan tumbuhnya karang serta berbagai organisme laut lainnya.

“Penenggelaman 600 substrat ini merupakan bagian dari upaya rehabilitasi terumbu karang agar ekosistem laut di wilayah Kepulauan Seribu dapat pulih secara bertahap,” ujarnya.

Menurut dia, keberadaan substrat tersebut diharapkan menjadi habitat baru bagi berbagai jenis ikan dan biota laut lainnya, sehingga keseimbangan ekosistem perairan tetap terjaga.

“Dengan adanya substrat ini, diharapkan pertumbuhan karang baru dapat berkembang dengan baik serta memberikan dampak positif bagi kelestarian sumber daya perikanan dan lingkungan laut,” kata Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.