Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur DKI Pramono Anung Dukung Layanan RS Kapal untuk Tingkatkan Kesehatan Warga Kepulauan Seribu

📅 Senin, 25 Agu 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Gubernur DKI Pramono Anung Dukung Layanan RS Kapal untuk Tingkatkan Kesehatan Warga Kepulauan Seribu Doc: Istimewa

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima kunjungan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, di Balai Kota Jakarta pada Senin (25/8). Pertemuan tersebut membahas penguatan layanan kesehatan bergerak berbasis kapal yang digagas Kementerian Kesehatan bersama organisasi masyarakat. Dalam pertemuan itu, Gubernur Pramono menegaskan dukungannya terhadap keberadaan Rumah Sakit (RS) Kapal yang ditujukan untuk melayani masyarakat di kawasan kepulauan.

“Yang pertama, untuk parkir sandar di Muara Angke, kami akan memberikan fasilitas khusus. Biaya sandar juga akan kami tangani. Lebih penting lagi, kerja sama dengan Kepulauan Seribu sudah saya minta ditindaklanjuti oleh Biro Kerja Sama Daerah Setda DKI, Bupati Kepulauan Seribu, serta Dinas Kesehatan,” ujar Gubernur Pramono.

Menurut Pramono, layanan RS Kapal ini sangat dibutuhkan masyarakat pesisir, khususnya warga Kepulauan Seribu yang selama ini terkendala akses menuju layanan kesehatan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta pihak swasta agar program ini berjalan optimal.

“Program yang dijalankan Pak Menkes bersama pihak swasta ini sangat baik. Kami berterima kasih, karena yang paling diuntungkan adalah masyarakat Kepulauan Seribu,” tambahnya.

Sementara itu, Menkes RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa program layanan kesehatan berbasis kapal ini telah dioperasikan di berbagai wilayah terpencil Indonesia. Menurutnya, program tersebut melibatkan tenaga dokter spesialis dan telah bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan untuk memastikan layanan lebih terstruktur.

“Dalam sekali datang, kapal ini bisa melayani 500 hingga 1.000 pasien. Kebanyakan berupa operasi kecil, seperti pengangkatan benjolan, usus buntu, sesar, hingga hernia. Selama ini sifatnya ad hoc, sehingga kami berharap bisa dibuat lebih terstruktur dan resmi bersama pemerintah. Karena itu saya menghadap Pak Gubernur untuk minta dukungan,” jelas Budi.

Budi menambahkan, kapal rumah sakit ini tidak hanya memberikan layanan medis tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat. Keberadaannya dinilai mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat kepulauan yang sulit menjangkau rumah sakit darat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyambut baik upaya Kemenkes ini sebagai solusi nyata dalam pemerataan layanan kesehatan. Dengan dukungan Pemprov, diharapkan RS Kapal dapat menjadi program jangka panjang yang berkelanjutan.

Kepulauan Seribu menjadi salah satu prioritas layanan kesehatan bergerak ini karena letaknya yang strategis sekaligus tantangan akses transportasi. Dengan adanya RS Kapal, warga kepulauan tidak perlu lagi menempuh perjalanan panjang ke daratan utama untuk mendapatkan layanan medis penting.

Program ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk memperkuat sistem kesehatan nasional melalui inovasi layanan. Dukungan infrastruktur dari pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat diharapkan mempercepat keberhasilan program ini.

Dengan terjalinnya sinergi lintas sektor, RS Kapal diharapkan tidak hanya menjadi solusi darurat, tetapi juga program resmi yang dapat menopang layanan kesehatan jangka panjang di wilayah kepulauan Indonesia, termasuk DKI Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.