Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, BPBD Bogor Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Gunung Sindur

📅 Senin, 22 Apr 2024, 06:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, BPBD Bogor Evakuasi Korban Banjir dan Longsor di Gunung Sindur Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Bogor
Ket. Petugas BPBD melakukan evakuasi di Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kabupaten Bogor - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengevakuasi korban bencana alam berupa banjir dan longsor di Desa Cibadung, Gunung Sindur akibat cuaca hujan deras.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani di Cibinong, Minggu, menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan aparat setempat dalam penanganan bencana yang terjadi pada Sabtu (20/4) petang itu.

BPBD Kabupaten Bogor juga telah melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan serta melakukan kajian cepat dan analisa di lokasi bencana.

"Sementara dampak banjir yang meluap ke pemukiman warga sudah di lakukan penyedotan di dalam rumah warga dan air berangsur surut," ungkap Adam.

Ia menjelaskan, peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan unit rumah yang dihuni oleh 10 keluarga terdiri dari 39 jiwa terdampak bencana banjir.

Kemudian, mengakibatkan satu unit rumah milik Muhammad Ilhamsyah yang dihuni oleh satu keluarga terdiri dari 5 jiwa mengalami kerusakan akibat longsor.

"Korban yang merupakan keluarga Bapak Muhammad Ilhamsyah mengungsi ke rumah saudara yang beralamat di Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan," ujarnya.

Adam menyebutkan, bencana longsor disebabkan hujan deras dengan durasi yang cukup lama, sehingga membuat tembok pembatasan tanah berukuran 15 meter x 6 meter ambruk menimpa rumah warga.

Sedangkan bencana banjir, kata dia, disebabkan meluapnya aliran selokan sekitar yang membuat beberapa rumah warga terdampak genangan air.

"Saat ini longsor belum diperbaiki dan belum dilakukan penanganan dikarenakan situasi tidak memungkinkan. Lalu, apabila hujan deras kembal dikhawatirkan terjadi longsor susulan dan pemilik rumah di imbau untuk bergeser ke tempat yang lebih aman," kata Adam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.