Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gen Z Cerdas Finansial: BPR/BPRS Siap Edukasi Lewat Teknologi Digital

📅 Senin, 26 Mei 2025, 10:00 WIB | Oleh:
Gen Z Cerdas Finansial: BPR/BPRS Siap Edukasi Lewat Teknologi Digital Doc: Pribadi/yds
Ket. Seminar Nasional dan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di Alana Yogyakarta, Sabtu (24/5) silam.

YOGYAKARTA – Industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di seluruh Indonesia kini tengah membidik Generasi Z (Gen Z) sebagai target nasabah baru. Dorongan ini tidak hanya bertujuan memperluas jangkauan layanan perbankan, tetapi juga menyoroti pentingnya literasi keuangan yang baik bagi Gen Z di era digital ini.

Ketua Umum DPP Perbarindo, Tedy Alamsyah, menjelaskan bahwa pergeseran preferensi nasabah dari generasi sebelumnya ke Gen Z menuntut adaptasi. "Kami sudah bersinergi dengan perguruan tinggi untuk melakukan sosialisasi, edukasi, dan literasi pada Gen Z," kata Tedy di sela Seminar Nasional dan Munaslub Perbarindo di Yogyakarta.

Hal ini krusial karena Gen Z akan menjadi tulang punggung ekonomi masa depan, dan pemahaman keuangan yang kuat adalah bekal utama mereka. Implementasi teknologi pun jadi kunci untuk memperkuat daya saing BPR/BPRS, memastikan mereka tetap relevan di tengah perubahan peradaban digital.

Dr. Ir. Fitriani, M.Sc., seorang pakar ekonomi digital dari Universitas Indonesia, pun menekankan urgensi literasi keuangan bagi Gen Z. "Generasi ini tumbuh di tengah gempuran informasi dan kemudahan transaksi digital, termasuk pinjaman online ilegal. Tanpa literasi keuangan yang memadai, mereka rentan terhadap risiko finansial. BPR/BPRS yang dekat dengan masyarakat bisa menjadi garda terdepan dalam mendidik Gen Z agar bijak mengelola uang, berinvestasi, dan memahami produk keuangan yang aman," ujarnya.

Senada dengan itu, Nanda Putri, seorang mahasiswi berusia 20 tahun di Yogyakarta, mengakui pentingnya hal ini. "Kami memang akrab dengan teknologi, tapi soal keuangan seringkali masih bingung. Banyak teman yang tergiur investasi instan atau pinjol ilegal karena kurang paham risikonya. Edukasi dari bank atau lembaga keuangan seperti BPR ini penting banget, biar kami enggak salah langkah," tutur Nanda.

Tidak tinggal diam, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, turut berpendapat bahwa LPS siap membantu BPR/BPRS dari sisi teknologi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat dan memerangi praktik tengkulak serta rentenir. Dengan penguatan sistem IT dan edukasi, BPR/BPRS diharapkan bisa membantu Gen Z membangun pondasi keuangan yang sehat sejak dini, meminimalkan risiko terjebak pinjaman ilegal, dan berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi mereka di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.