Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gelar Operasi Katarak Gratis, Irwan Hidayat Tegaskan Pentingnya Kepedulian dan Literasi Herbal Berbasis Riset

📅 Sabtu, 06 Des 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Gelar Operasi Katarak Gratis, Irwan Hidayat Tegaskan Pentingnya Kepedulian dan Literasi Herbal Berbasis Riset Doc: dok
Ket. Direktur PT Sido Muncul Tbk, Dr. (HC) Irwan Hidayat memberikan bantuan operasi katarak, disaksikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang juga Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi dan Direktur RS Unimus dr. M. Riza Setyawan, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (6/12).

SEMARANG - Di tengah upaya membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan kembali penglihatan mereka, terselip pesan mendalam dari Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat mengenai arti kebermanfaatan, kesehatan, dan edukasi publik.

Irwan menegaskan misi sosial telah menjadi identitas kuat perusahaannya. Baginya, kepedulian bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari perjalanan panjang Sido Muncul.

“Kami selalu bergerak cepat. Prinsip saya, hidup itu harus memberi manfaat. Selama mampu, kami akan terus membantu,” ujar dia saat Bakti Sosial (Baksos) Operasi Katarak Gratis, Kerjasama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Jawa Tengah dan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Semarang (RS Unimus), ratusan warga kurang mampu menjalani operasi katarak gratis pada Sabtu, (6/12).

Sejak program operasi katarak ini dimulai pada 2011, dukungan Sido Muncul telah menembus lebih dari 56.000 tindakan operasi. Angka tersebut terus bertambah seiring meningkatnya permintaan dari masyarakat.

Irwan menjelaskan bahwa kebutuhan operasi katarak tak pernah surut. “Setiap tahun diperkirakan ada 300.000 kasus katarak baru. Program seperti ini tidak akan selesai karena jumlah pasien terus bertambah. Kami hadir mengisi kekosongan itu,” katanya.

Baksos yang dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah yang juga Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti dan Rektor UNIMUS Prof. Dr. Masrukhi, Irwan menyinggung pentingnya kesadaran masyarakat terhadap BPJS Kesehatan. Ia masih menemukan banyak warga yang menghadapi kendala administratif, tidak disiplin membayar iuran, atau bahkan belum terdaftar.

“Kadang orang lupa bayar atau tidak mendaftar. Padahal aksesnya sangat penting,” tegasnya.

Melalui program operasi katarak gratis ini, Sido Muncul berupaya hadir sebagai jembatan bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan tepat waktu.

Irwan menuturkan baksos ini, bukan hanya bermanfaat bagi pasien, tetapi juga memberikan pengalaman sangat berharga bagi para dokter residen yang membutuhkan jam terbang tindakan medis. Kolaborasi dengan rumah sakit dan fakultas kedokteran, menurutnya, memperkuat kualitas pendidikan calon dokter Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Irwan juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada rumah sakit mitra dan menyampaikan komitmen Sido Muncul untuk memperluas kerja sama dengan berbagai pihak. “Saya bersyukur bisa bertemu Pak Menteri. Kami juga akan berbagi pengalaman dengan Universitas Muhammadiyah. Akan banyak kerja sama baru, termasuk di bidang herbal,” ujarnya.

Literasi Herbal Berbasis Riset

Selain misi sosial, Irwan membawa visi besar untuk meningkatkan literasi herbal. Ia menilai bahwa pemahaman masyarakat mengenai jamu harus dilandasi riset ilmiah, bukan hanya pengalaman turun-temurun.

“Kami mengumpulkan jurnal-jurnal penelitian dari peneliti di Indonesia. Tim riset kami menyusun kajian per bahan herbal, kunyit, temulawak, daun dewa, dan lainnya. Nanti masyarakat bisa melihat sendiri manfaat herbal berdasarkan penelitian,” jelasnya.

Irwan membayangkan sebuah sistem informasi yang memungkinkan masyarakat mencari keluhan kesehatan tertentu, lalu menemukan herbal yang relevan berdasarkan data ilmiah. Prinsipnya jelas: pengetahuan herbal harus akurat dan dapat dipercaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.