Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren! Banyuwangi Perkuat Pangan Desa Lewat Budidaya Ayam Petelur

📅 Rabu, 25 Feb 2026, 07:00 WIB | Oleh:
Keren! Banyuwangi Perkuat Pangan Desa Lewat Budidaya Ayam Petelur Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat berkunjung ke peternakan ayam petelur di Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mendorong penguatan pangan di desa-desa untuk memperkuat kemandirian ekonomi salah satunya pengembangan ayam petelur.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mencontohkan Pemerintahan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, memanfaatkan dana desa untuk pengembangan peternakan ayam petelur.



"Kalau desa punya usaha seperti di Desa Alasbuluh, manfaatnya bisa ganda, ekonomi bergerak, warga terlibat bekerja, dan hasilnya juga bisa kembali untuk membantu masyarakat," kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa.

Menurut dia, program penguatan pangan di desa perlu terus didorong karena selain memperkuat kemandirian ekonomi, langkah tersebut juga berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Program tersebut, kata Ipuk, tidak hanya berorientasi pada usaha ekonomi desa, namun hasil produksi telur juga dimanfaatkan untuk membantu kelompok masyarakat rentan, seperti lanjut usia, ibu hamil, serta balita yang mengalami stunting.

Menurut dia, kegiatan ekonomi produktif di desa seperti yang dilakukan Desa Alasbuluh itu bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

"Telur merupakan sumber protein yang baik. Jika dikelola oleh desa dan dimanfaatkan untuk masyarakat, dampaknya besar, termasuk upaya pengentasan kemiskinan warganya," kata Ipuk.

Ia menambahkan, kegiatan peternakan ayam petelur di Desa Alasbuluh mulai berjalan pada Desember 2025 dengan memanfaatkan anggaran dana desa, dan fasilitas kandang dibangun berukuran sekitar 30 x 4 meter, dan kini sudah ada sekitar 1.100 ekor ayam petelur.

Pendamping Desa Alasbuluh, Eko Mulyono menjelaskan usaha tersebut berawal dari musyawarah desa bersama Badan Permusyawaratan Desa dan muncul gagasan agar desa memiliki usaha bersama yang dikelola melalui BUMDes.

"Pada awal produksi, jumlahnya masih sedikit, hanya belasan butir setiap hari, namun sekarang terus bertambah dan sudah mampu menghasilkan sekitar satu krat telur atau setara kurang lebih 15 kilogram," katanya.

Hasil panen kemudian dipasarkan di sekitar desa hingga ke pasar di wilayah Kecamatan Wongsorejo. Selain dijual, sebagian produksi juga dialokasikan untuk kegiatan sosial masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.