Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Deforestasi Dapat Sebabkan Penyebaran Penyakit Zoonosis

📅 Kamis, 23 Mar 2023, 06:40 WIB | Oleh:
Deforestasi Dapat Sebabkan Penyebaran Penyakit Zoonosis Doc: Daniel Beltrá/Greenpeace

Alih fungsi lahan, deforestasi, dan perubahan iklim membuat manusia semakin rentan terhadap virus baru. Penyakit zoonosis yang menjangkiti populasi kecil di India yang tidak ditangani dengan baik, berisiko menyebar ke populasi yang lebih luas.

Suatu malam di awal tahun 2019, Suresh tiba di rumah dari perkebunan pinang tempat dia bekerja mengeluh sakit kepala, dan diam-diam beranjak tidur. Ia lalu mengucapkan "Selamat malam" kepada Gayatri istrinya. Tanpa disangka kalimat itu menjadi ucapan terakhirnya.

Empat hari kemudian, kesehatannya memburuk dengan cepat, dia mengalami stroke yang membuatnya tidak dapat berbicara secara permanen. Ketika Gayatri memikirkan suaminya, hal pertama yang dia ingat adalah suaranya. "Dulu dia tidak pernah berhenti berbicara," kenang dia.

Penyakit misterius yang menyerang Suresh menyebar seperti api pada musim dingin itu melalui Aralagodu, sebuah desa kecil di tengah hutan di Karnataka, sebuah negara bagian di selatan India. Pada akhir musim dingin itu, 14 orang telah meninggal 0,5 persen dari penduduknya. Setahun setelah stroke, Suresh juga meninggal karena penyakit itu. Ia meninggalkan dua anak kecil.

"Saya akan membayar berapapun harganya untuk membuatnya tetap hidup," kata Gayatri kepada Catherine Davison dari BBC. "Saya melakukan segalanya saya memastikan dia meminum obatnya pada waktu yang tepat. Tapi saya tidak bisa menyelamatkannya," kata dia.

Sebagian besar peneliti percaya bahwa penyakit hutan Kyasanur telah mewabah selama berabad-abad di hutan Ghats Barat di India. Beredar secara diam-diam di antara populasi primata, burung, dan hewan pengerat, serta kutu yang mereka bawa.

Penyakit hutan Kyasanur (Kyasanur forest disease/KFD) dinamai sesuai dengan hutan asalnya adalah penyakit hemoragik yaitu kondisi medis yang mengancam jiwa yang terjadi ketika pembuluh darah di otak pecah dan berdarah.

Penyakit ini ditularkan melalui kutu dengan tingkat kematian sekitar 5 persen. Juga dikenal sebagai "demam monyet" (monkey fever) pertama kali ditemukan pada 1957 setelah wabah di Shivamogga, Distrik Karnataka dimana Aralagodu juga berada.

Dalam beberapa dekade berikutnya, wabah yang berulang sebagian besar tetap terbatas di daerah tersebut. Namun dalam beberapa tahun terakhir, penyakit ini mulai menyebar, dengan kasus yang muncul pertama kali pada 2013 di negara bagian tetangga Tamil Nadu dan Kerala, diikuti oleh Goa pada 2015 dan Maharashtra pada 2016.

Sayangnya penyakit ini hampir tidak terdaftar dalam daftar pantauan kesehatan global. Hal ini mungkin karena wabah sebagian besar terjadi di daerah pedesaan yang berbatasan dengan lahan hutan. Penyakit ini hanya mempengaruhi sebagian kecil penduduk India.

Tetapi penyebaran penyakit ini menunjukkan tren yang jauh lebih besar dan lebih mengkhawatirkan, seperti yang disorot baru-baru ini oleh pandemi Covid-19. Penyakit ini menjadi pandemi kemungkinan karena penyakit zoonosis yang menyebar ke populasi manusia.

Deforestasi, perubahan penggunaan lahan, dan perubahan iklim membuat manusia semakin rentan terhadap virus baru. Penyakit zoonosis penyakit yang dapat ditularkan antara manusia dan spesies hewan merupakan sebagian besar penyakit baru dan lama yang mempengaruhi populasi manusia.

Fragmentasi Lahan Hutan

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.