Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bus 'Oleng' di Jalur Pegunungan Kashmir, 21 Nyawa Melayang

📅 Selasa, 21 Apr 2026, 16:22 WIB | Oleh:
Bus 'Oleng' di Jalur Pegunungan Kashmir, 21 Nyawa Melayang Doc: AFP/AAMIR QURESHI

JAMMU - Sedikitnya 21 orang tewas dan 61 lainnya terluka ketika sebuah bus yang kelebihan penumpang keluar jalur dan terjun ke lereng di Distrik Udhampur, wilayah Jammu dan Kashmir yang dikelola India, Senin (20/4).

Menurut polisi, bus tersebut sedang dalam perjalanan dari Ramnagar ke Udhampur ketika sopir kehilangan kendali saat berbelok tajam di dekat desa Kagort sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Bus itu terjun sekitar 21 meter, menghantam sebuah becak bermotor sebelum terbalik.

Pengendara becak bermotor tersebut juga terluka dalam insiden itu.

Menteri Persatuan India Jitendra Singh, yang juga mewakili daerah pemilihan Udhampur, mengonfirmasi jumlah korban jiwa.

Ia mengatakan korban luka-luka telah dibawa ke rumah sakit. Satu orang dalam kondisi kritis dan diterbangkan ke Government Medical College Jammu.

Unit-unit Angkatan Darat India menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi, menyelamatkan puluhan orang yang terjebak di reruntuhan di medan yang sulit.

Tim penyelamat kemudian bergabung dengan warga setempat dan sejumlah lembaga untuk membantu para penumpang bus tersebut.

Presiden India Droupadi Murmu dan Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan belasungkawa.

Modi mengumumkan kompensasi sebesar 200 ribu rupee (hampir Rp37 juta) bagi keluarga korban meninggal dan 50 ribu rupee bagi korban luka.

Gubernur Letnan Jammu dan Kashmir Manoj Sinha serta Kepala Menteri Omar Abdullah telah memerintahkan pengiriman bantuan dan meluncurkan penyelidikan. Abdullah juga mengumumkan pemberian kompensasi tambahan. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.