Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapolda Sultra Minta Semua Elemen Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi Akibat La Niña

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 14:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapolda Sultra Minta Semua Elemen Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi Akibat La Niña Doc: Antara Foto
Ket. Personel gabungan Polda Sultra saat melaksanakan apel siaga bencana di Kendari, Sulawesi Tenggara (5/11/2025)

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko meminta seluruh elemen untuk merespon cepat antisipasi bencana hidrometeorologi akibat La Nina di provinsi itu.

Kapolda Didik Widjanarko saat ditemui di Kendari, Rabu, mengatakan pihaknya menggelar apel gabungan bersama 1.348 personel untuk menyikapi peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi peningkatan bencana hidrometeorologi.

"Apel ini bertujuan memastikan seluruh elemen di Sultra memiliki kesiapan optimal untuk melakukan quick response dalam menghadapi situasi darurat, menyusul prediksi masuknya musim hujan dan ancaman fenomena La Nina hingga Februari 2026," katanya.

Berdasarkan data BMKG, kata dia, Indonesia telah memasuki musim hujan dengan puncaknya diprediksi terjadi bertahap dari November 2025 hingga Januari 2026.

"Peningkatan curah hujan ini berpotensi mengakibatkan bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, hingga gelombang tinggi, termasuk di sebagian Sulawesi bagian selatan," ujarnya.

Meskipun fenomena La Nina diprediksi dalam kategori lemah, kata dia, hal itu tetap harus diwaspadai karena berpotensi meningkatkan intensitas hujan di atas normal.

“Dalam menghadapi tantangan tersebut, kecepatan dan ketepatan respons menjadi salah satu faktor utama keberhasilan penanganan bencana. Untuk itu diperlukan kesiapan optimal dari seluruh elemen bangsa,” ucap Kapolda Didik Widjanarko.

Dia juga mengutip pesan Presiden Prabowo Subianto bahwa tugas melindungi rakyat dari bahaya bencana adalah panggilan moral dan wujud pengabdian tulus terhadap kemanusiaan.

Dalam apel gabungan tersebut, Kapolda memberikan beberapa penekanan penting antara lain deteksi dini dan pemetaan wilayah rawan bencana dengan melakukan pemetaan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan BMKG, kesiapan logistik dan peralatan, memastikan kesiapan personel, peralatan evakuasi, kendaraan operasional, dan bantuan logistik pendukung.

"Hingga simulasi tanggap darurat dengan mengkonsultasikan simulasi kegiatan tanggap darurat bencana secara rutin dan kecepatan respons dengan mengedepankan kecepatan respons mulai dari evakuasi, penyaluran bantuan, pemberian trauma healing, hingga rehabilitasi infrastruktur," ucap Kapolda Sultra Didik Agung Widjanarko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.