Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Papandayan Diserbu Ribuan Wisatawan saat Liburan Nataru

📅 Minggu, 28 Des 2025, 13:55 WIB | Oleh:
Gunung Papandayan Diserbu Ribuan Wisatawan saat Liburan Nataru  Doc: RRI/Irwan

GARUT - Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendorong ribuan wisatawan memadati Objek Wisata Alam Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat (Jabar). Sekitar dua ribu pengunjung tercatat memasuki kawasan wisata alam di Kecamatan Cisurupan.

Ratusan kendaraan roda dua dan roda empat memenuhi area parkir Gunung Papandayan.

Gunung aktif dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu menjadi tujuan favorit wisatawan.

Manager TWA Gunung Papandayan Garut, Aminta Kaban, mengatakan peningkatan kunjungan terjadi sejak tiga hari terakhir. Namun, ia menyebut puncak kunjungan diperkirakan terjadi menjelang pergantian tahun.

“Masih ada empat hari ke depan, kami berharap kunjungan wisatawan mencapai klimaks,” ujardia, Sabtu (27/12). Lonjakan tersebut menjadi momentum penting bagi pengelola kawasan wisata alam.

Aminta menjelaskan, berbagai fasilitas disiapkan untuk menunjang kenyamanan pengunjung. Fasilitas meliputi area camping ground, kolam terapi, serta jalur pendakian.

Ia menambahkan, pelayanan wisata dibuka selama dua puluh empat jam penuh. Pengelola berupaya memastikan keamanan dan kenyamanan selama libur Nataru.

Terkait tarif, Aminta menegaskan harga tiket masuk dan parkir masih normal. Tarif tersebut mengikuti ketentuan resmi dan berada dalam pengelolaan PNBP.

“Penyesuaian tarif tidak bisa dilakukan sepihak tanpa izin instansi berwenang. Kebijakan tarif bukan kewenangan PT AIL selaku pengelola kawasan," kata dia.

Gunung Papandayan merupakan gunung api aktif di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 2.300 meter di atas permukaan laut. Papandayan dikenal memiliki sejumlah kawah aktif, termasuk Kawah Mas dan Kawah Baru. Aktivitas vulkanik masih terpantau dengan keluarnya gas belerang di beberapa titik.

Kawasan ini juga memiliki Hutan Mati yang terbentuk akibat letusan besar tahun 2002. Area tersebut kini menjadi daya tarik wisata alam dan fotografi.

Selain itu, Papandayan memiliki padang edelweiss dan jalur pendakian ramah wisatawan. Karakter jalur relatif landai sehingga cocok untuk pendaki pemula dan keluarga. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.