Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Buntut Insiden Drone Russia, Polandia Setujui Penempatan Pasukan Tambahan NATO di Wilayahnya

📅 Senin, 15 Sep 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Buntut Insiden Drone Russia, Polandia Setujui Penempatan Pasukan Tambahan NATO di Wilayahnya Doc: AFP
Ket. Pangkalan militer AS di Polandia utara.

MOSKOW - Presiden Polandia Karol Nawrocki telah menandatangani perjanjian yang mengizinkan penempatan tentara NATO di wilayahnya sebagai bagian dari operasi Eastern Sentry, kata Biro Keamanan Nasional Polandia (BBN) pada Minggu (14/9).

“Presiden Polandia Karol Nawrocki menandatangani resolusi yang menyatakan persetujuan atas kehadiran sejumlah pasukan asing dari negara-negara anggota NATO di wilayah Polandia, sebagai bentuk penguatan Republik Polandia dalam kerangka operasi Eastern Sentry,” demikian isi pernyataan BBN.

Tidak ada rincian lebih lanjut mengenai resolusi tersebut karena menurut BBN, pernyataan itu bersifat rahasia.

Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte, mengatakan pada Jumat (12/9) bahwa aliansi tersebut meluncurkan operasi Eastern Sentry sebagai langkah untuk memperkuat pertahanan di sayap timur setelah terjadinya insiden drone di Polandia. Staf Umum Polandia menyatakan pada Sabtu (13/9) bahwa operasi Eastern Sentry telah telah dimulai.

Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk, pada Rabu (10/9) mengklaim bahwa drone “berbahaya” telah ditembak jatuh di wilayah Polandia dan menyebutnya “miliki Rusia” tetapi tidak memberikan bukti apa pun.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen kemudian menyatakan bahwa lebih dari 10 drone terlibat dalam insiden tersebut.

Kuasa Usaha Rusia di Polandia, Andrey Ordash, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Warsawa belum memberikan bukti terkait asal-usul Rusia dari drone yang ditembak jatuh di atas wilayah tersebut.

Sementara itu, Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya permintaan kontak dari otoritas Polandia ke Kremlin. Ia juga mengingatkan bahwa para pemimpin Uni Eropa dan NATO selalu menuduh Rusia melakukan provokasi tanpa berusaha menyampaikan adanya bukti konkret.

Kementerian Pertahanan Rusia turut menegaskan bahwa tidak ada target di wilayah Polandia yang direncanakan untuk diserang dalam serangan besar-besaran oleh Angkatan Bersenjata Rusia terhadap fasilitas industri pertahanan Ukraina pada malam 10 September.

Kementerian menyatakan siap untuk mengadakan konsultasi dengan Polandia terkait drone yang diduga melintasi perbatasan.

Sebelumnya pada 10 September, Wakil Menteri Pertahanan Pertama Belarus, Pavel Muraveiko, mengatakan bahwa Belarus telah memberitahu Polandia dan Lituania pada malam hari mengenai drone yang mendekati perbatasan negara-negara tersebut, serta Warsawa juga memberi tahu Minsk tentang drone yang berasal dari wilayah Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.