Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPTD Maluku Kerahkan 202 Petugas! Operasi Nataru Dimulai, Cuaca Jadi Ancaman Utama

📅 Jumat, 05 Des 2025, 02:30 WIB | Oleh:
BPTD Maluku Kerahkan 202 Petugas! Operasi Nataru Dimulai, Cuaca Jadi Ancaman Utama Doc: ANTARA/Winda Herman
Ket. Kepala BPTD Maluku Hasan Bisri, di Ambon.

AMBON - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Maluku menyiagakan 202 personel untuk mengawal penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. 

Seluruh armada bus DAMRI dinyatakan layak operasi, sementara posko terpadu di sejumlah pelabuhan disiapkan untuk memastikan kelancaran arus penumpang di tengah potensi cuaca ekstrem.

“Posko pengendalian angkutan Natal dan Tahun Baru mulai dibuka pada 18 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Seluruh personel BPTD Maluku, sebanyak 202 orang, disiagakan untuk mendukung pelayanan selama masa Natal dan Tahun Baru,” kata Kepala BPTD Kelas II Maluku Hasan Bisri di Ambon, Kamis.

Untuk kesiapan armada transportasi darat, ia mengatakan seluruh bus DAMRI yang beroperasi telah menjalani ramp check dan dinyatakan layak jalan.

“Ada 24 unit bus DAMRI dan seluruhnya siap operasi, tidak ada kendala,” ujar dia.

Sementara itu, pemeriksaan kelayakan kapal tidak lagi menjadi kewenangan BPTD karena telah dialihkan sepenuhnya ke Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

“Terkait ramp check kapal bukan ranah kami lagi, karena sudah dialihkan ke KSOP,” katanya, menjelaskan. 

Ia mengatakan faktor cuaca menjadi perhatian utama pada masa libur akhir tahun.

“Cuaca tidak menentu, hujan hampir merata di seluruh Indonesia. Kita waspada agar tidak terjadi kejadian seperti di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumbar,” ujar dia.

Terkait program mudik gratis, ia memastikan tidak ada penyelenggaraan di tingkat daerah.

“Program mudik gratis dari BPTD hanya ada di pusat. Di daerah belum ada, kalaupun ada biasanya dari pemda provinsi. Yang tersedia saat ini hanya dari perhubungan laut,” katanya, menambahkan. 

BPTD Maluku juga akan menyiapkan posko terpadu dan lapangan di empat pelabuhan tersebut untuk mendukung kelancaran arus penumpang selama periode angkutan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026.

“Posko berfungsi untuk koordinasi dengan berbagai stakeholder, baik dari instansi transportasi, keamanan, maupun kesehatan,” ujar dia.

Sebelumnya, BPTD Maluku telah mengikuti rapat koordinasi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Maluku Komisi terkait untuk membahas kesiapan penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru di wilayah Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.